Ekspor Mobil Dipacu, Impor Direm
Selama tujuh bulan pertama tahun ini defisit sektor otomotif telah menyentuh US$1,06 miliar. Defisit itu melebar cukup dalam jika dibandingkan dengan defisit pada akhir 2017 yang senilai US$630,83 juta.
Selama tujuh bulan pertama tahun ini defisit sektor otomotif telah menyentuh US$1,06 miliar. Defisit itu melebar cukup dalam jika dibandingkan dengan defisit pada akhir 2017 yang senilai US$630,83 juta.
Sales Manager Wuling Mlati, Eko Cahyo tak mempermasalahkan persaingan yang mungkin terjadi antara dua pabrikan asal Tiongkok yang kini masuk ke pasar Indonesia. Apalagi segmen yang dibidik memang berbeda.
Dong Feng Sokon (DFSK) pabrikan otomotif teranyar dari Tiongkok yang masuk ke pasar Indonesia menyatakan siap bersaing. Baik dengan merk lainnya yang berasal dari Jepang dan Eropa maupun rekan senegaranya Wuling yang lebih dahulu masuk.
PT Sokonindo Automobile menargetkan jumlah dealer dengan DFSK mencapai sebanyak 50 outlet hingga pengujung tahun di seluruh Indonesia.
Pabrikan asal Korea Selatan PT Hyundai Mobil Indonesia akan terus mendukung Hyundai Motor Corporation agar berinvestasi di Tanah Air.
Hyundai Motor Co. berencana mengalihkan pengiriman mobilnya dari Tiongkok ke Asia Tenggara, seiring dengan turunnya penjualan di Negeri Panda yang membuat kapasitas pabrik mandeg.
Mobil perdesaan diyakini memacu perekonomian
PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance), meluncurkan program Promo Merdeka untuk pembelian mobil atau motor bekas di Adira Finance melalui OLX. Program ini untuk menyambut Bulan Kemerdekaan RI, Agustus, perusahaan pembiayaan terkemuka.
PT Honda Prospect Motor (HPM) menyatakan hingga Juni 2018 telah mengganti penggantian inflator airbag sebanyak 294.972 unit komponen atau sekitar 50% dari keseluruhan yang harus dilakukan penggantian 591.355 unit.