BMKG Sebut Pemanasan Global Tahun Ini Bakal Lebih Terasa Dibandingkan 2023
Pemanasan global dan perubahan iklim diperkirakan masih berlanjut. Bahkan diperkirakan tahun ini pemanasan global
Pemanasan global dan perubahan iklim diperkirakan masih berlanjut. Bahkan diperkirakan tahun ini pemanasan global
Nasib nahas dialami oleh Saefudin, 56, warga Kerto RT 12, Pleret, Bantul, Sabtu (20/1/2024) pagi.
BMKG DIY prediksi kondisi cuaca di Jogja dan sekitarnya selama pada Sabtu (20/1/2024) pagi hingga malam turun hujan.
Dosen sekaligus Ketua Program Studi Sarjana Geografi Lingkungan Fakultas Geografi UGM, Emilya Nurjani menjelaskan asal muasal terbentuknya Siklon Tropis Anggrek
Hujan berhari-hari disebabkan Badai Anggrek atau Siklon Tropis Anggrek. Siklon tropis saat ini diberi nama bunga seperti Anggrek, Bakung, Cempaka, Dahlia.
Warga Padukuhan Kedungwanglu terisolasi akibat jembatan crossway yang menjadi satu-satunya akses mereka tenggelam oleh luapan sungai Prambutan.
Badai Anggrek atau Siklon Tropis Anggrek berada di sekitar Indonesia dan mengakibatkan hujan terus-menerus di sejumlah wilayah di Indonesia, termasuk Jogja.
Siklon Tropis Anggrek masih berada di kisaran Indonesia. Dampak tidak langsung dari siklon ini membuat awan hujan menumpuk sehingga potensi hujan di wilayah Jaw
Padukuhan Kedungwanglu, Kalurahan Banyusoco, Playen, Gunungkidul, diterjang banjir akibat hujan terus-menerus imbas dari Badai Tropis Anggrek pada Jumat.
Sebanyak 51 titik pohon tumbang di 14 kapanewon di Kabupaten Bantul dilaporkan terjadi sebagai dampak hujan selama dua hari terakhir