Potensi Cuaca Ekstrem, Belasan Ribu Pohon Perindang di Jogja Dipantau Ketat
Sedikitnya 18.000 pohon perindang dicermati Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja menyusul adanya potensi hujan lebat
Sedikitnya 18.000 pohon perindang dicermati Dinas Lingkungan Hidup Kota Jogja menyusul adanya potensi hujan lebat
Ada sejumlah tempat di dunia ini yang memperoleh banyak sinar matahari. Di antara kota tercerah di dunia ini ternyata terletak di Amerika Serikat dan Mesir.
Harianjogja.com, SLEMAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun klimatologi Sleman memperkirakan beberapa kapanewon akan diguyur hujan
Hujan deras yang menguyur wilayah Patuk mengakibatkan longsor di Dusun Karangsari, Nglanggeran, Patuk, Rabu (15/2/2023) pagi.
Cuaca ekstrem sudah sering terjadi di wilayah Gunungkidul. Dampak terparah terjadi pada akhir 2017 yang disebabkan karena dampak dari Badai cempaka.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul sejak Senin sore mengakibatkan banjir di Kapanewon Girisubo. Data sementara, genangan air terjadi lima dusun.
BPBD Gunungkidul menilai terjadinya 28 titik luapan banjir karena saluran drainanse yang kurang lancar. Diharapkan warga ikut berpartisipasi jaga lingkungan
BPBD Gunungkidul mencatat ada 40 peristiwa yang disebabkan karena cuaca ekstrem yang terjadi pada Minggu sore. Meski demikian, dipastikan tidak ada korban jiwa.
Hujan deras di wilayah Gunungkidul yang terjadi hingga Minggu (12/2/2023) mengakibatkan sejumlah peritiwa mulai dari banjir, pohon ambruk hingga rumah rusak.
Data BMKG DIY DIY menyebut wilayahnya memasuki musim peralihan atau pancaroba sejak awal Februari. Potensi bencana hedrometrologi meningkat pada pancaroba ini.