Kemlu Tegaskan Dukung Kepolisi Usut Kematian diplomat Muda Asal Jogja
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan pihaknya bekerja sama secara penuh dengan pihak kepolisian terkait kematian diplomat muda Arya Danu Pangayunan.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menegaskan pihaknya bekerja sama secara penuh dengan pihak kepolisian terkait kematian diplomat muda Arya Danu Pangayunan.
Polda Metro Jaya telah memeriksa sebanyak 24 saksi terkait kematian diplomat muda asal Jogja sekaligus staf Kementerian Luar Negeri (Kemlu)
Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyebutkan penyebab kematian diplomat muda sekaligus staf Kementerian Luar Negeri (Kemlu),
Ia menuturkan sudah mengetahui dari berbagai pihak terkait informasi kejadian kerumunan warga yang menimbulkan insiden di kawasan Pendopo Garut.
Insiden terjadi saat massa memadati lokasi kegiatan. Kepadatan dan dorongan di tengah kerumunan menyebabkan sejumlah orang terjatuh dan terinjak-injak.
Balon berukuran raksasa itu sempat menyala dan membuat panik penghuni rumah karena masih membawa api serta petasan aktif.
Seorang bocah berumur tiga tahun meninggal dunia setelah dibawa terjun ke sumur oleh ibunya di wilayah Kecamatan Wedi, Klaten.
Polisi mengamankan tiga balon udara yang diterbangkan secara liar dan tanpa pengikatan di tiga lokasi berbeda, di Wonosobo, Jawa Tengah, Jumat (4/4/2025).
Dia mengatakan hal itu berkaitan dengan perkembangan temuan seekor mamalia Dugong di perairan Teluk Kupang dengan kondisi sudah mati.
Namun, hingga saat ini para pejabat setempat belum mengonfirmasi adanya korban jiwa akibat insiden tersebut.