Seluk Beluk PSHT, Kelompok Pesilat yang Tawuran di Tamsis Jogja
Sejak Minggu (4/6/2023) malam, PSHT menjadi sorotan publik setelah terlibat tawuran di Jogja. Bagaimana seluk beluk salah satu organisasi olahraga di bidang pen
Sejak Minggu (4/6/2023) malam, PSHT menjadi sorotan publik setelah terlibat tawuran di Jogja. Bagaimana seluk beluk salah satu organisasi olahraga di bidang pen
Kekecewaan ditunjukkan oleh Jogja Police Watch (JPW) atas terjadinya kerusuhan
Tawuran yang melibatkan perguruan silat PSHT dan Brajamusti di Taman Siswa, Jogja, Minggu, merusak benda peninggalan Ki Hajar Dewantara.
Tawuran yang terjadi di Jl. Taman Siswa (Tamsis) pada MInggu malam (4/6/2023) menyebabkan beberapa koleksi bersejarah Ki Hajar Dewantara rusak.
Pengelola Museum Dewantara sementara menutup sementara operasional museum. Hal ini menyusul imbas dari tawuran dua kelompok massa yang terjadi Minggu (4/6/2023)
Perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) meminta anggota, atau populer disebut pendekar, dari luar DIY tidak datang ke Jogja untuk sementara waktu.
Persatuan Setia Hati Terate atau PSHT meminta maaf ke masyarakat Jogja atas insiden tawuran di beberapa lokasi pada Minggu malam (4/6/2023).
Tujuh orang dari Persatuan Setia Hati Terate (PSHT) terluka akibat tawuran di beberapa titik di Jogja pada Minggu malam (4/6/2023) lalu.
Brajamusti, kelompok suporter PSIM Jogja, meminta maaf kepada masyarakat menyusul tawuran di beberapa lokasi di Kota Jogja pada Minggu (4/6/2023).
Setelah terlibat tawuran di Jogja, perguruan para pendekar silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) meminta maaf kepada Sultan, warga, dan Brajamusti.