Barongsai Vs Bajak Laut di Jogja Bay
Sebagai puncak dari rangkaian event memeriahkan libur Imlek tahun ini, Jogja Bay Waterpark menggelar pertunjukan unik bertajuk Barongsai Vs Bajak Laut, Selasa (5/2/2019).
Sebagai puncak dari rangkaian event memeriahkan libur Imlek tahun ini, Jogja Bay Waterpark menggelar pertunjukan unik bertajuk Barongsai Vs Bajak Laut, Selasa (5/2/2019).
Tiga dekade lebih masyarakat Tionghoa tak bisa merayakan Imlek secara terbuka saat era Orde Baru. Kini perayaanTahun Baru Imlek makin terbuka, menandakan menguatnya akulturasi. Bahkan beberapa tahun terakhir, perayaan juga dilakukan di masjid. Sesuatu yang mustahil di masa lalu.
Sejak Soeharto tak lagi berkuasa, agama Khonghucu pun mendapat pengakuan kembali, dan atribut kebudayaan Tionghoa bebas dikenakan, termasuk perayaan Imlek.
Perayaan Tahun Baru Imlek pernah dilarang di Indonesia pada orde baru, dan etnis Tionghoa pernah merayakannya secara sembunyi-sembunyi.
Masyarakat Tionghoa mempunyai rantai budaya yang panjang di Indonesia. Sulit dipisahkan bahwa Tionghoa adalah salah satu elemen pembentuk masyarakat kepulauan yang dulu bernama Nusantara.
Perayaan Tahun Baru Imlek sangat identik dengan tradisi membagikan Angpao. Tradisi dan budaya masyarakat Tionghoa tersebut merupakan salah satu tradisi yang cukup dinantikan oleh anak-anak saat Imlek.
Kendati 2019 adalah tahun politik yang diprediksi bakal panas, tahun babi tanah dipercaya malah membawa suasana adem dan damai, siapapun pemimpin yang terpilih dalam Pemilu April mendatang. Tahun babi dalam tradisi Tiongkok merupakan tahun penutup, ditambah dan elemen tanah yang punya bersifat menelan segala hal yang bersifat buruk.
Sebagian ahli fengsui menyebut Imlek tahun ini bukan tahun babi tanah, melainkan babi kayu. Karena itu, elemen kayu punya pengaruh kuat untuk menentukan usaha atau bidang apa yang bakal memancarkan hoki.