Setelah Pemain Persebaya, Kini Pemain Persipura Positif Covid-19
Satu pemain Persipura Jayapura terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab Test yang dilakukan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), operator Liga Indonesia, beberapa waktu lalu.
Satu pemain Persipura Jayapura terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab Test yang dilakukan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), operator Liga Indonesia, beberapa waktu lalu.
PSIS Semarang memutuskan meliburkan pemainnya untuk waktu yang belum ditentukan. Keputusan itu diambil menyusul batal bergulirnya kembali kompetisi Liga 1 yang semula direncanakan 1 Oktober nanti.
Mabes Polri untuk sementara tidak memberikan izin keramaian karena kasus Covid-19 yang masih tinggi.
Polri memastikan tidak akan mengeluarkan izin penyelenggaraan pertandingan Liga 1 dan Liga 2 yang rencananya digelar mulai 1 Oktober 2020. Keputusan itu diambil demi menjaga keamanan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Sedianya, lanjutan Liga 1 2020 akan digelar pada Kamis (1/10/2020) di Stadion Maguwoharjo, mempertemukan PSS dan Persik Kediri.
PT. Liga Indonesia Baru [LIB] mengubah susunan jadwal kompetisi Liga 1. Akibatnya sejumlah tim mengalami pergantian lawan sejak pekan perdana.
Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Liga 1 2020 yang akan dimulai Oktober nanti dibatalkan karena menilai masyarakat sepak bola sulit diatur. Namun, kompetisi sepak bola terbesar di Indonesia ini kemungkinan besar akan jalan terus di tengah pandemi Covid-19.
Indonesia Police Watch (IPW) meminta Gubernur DIY, Sri Sultan HB X membatalkan izin pelaksanaan kompetisi Liga 1 di Jogja. Pasalnya, pertandingan sepak bola berpotensi mendulang kerumunan yang sangat berbahaya di tengah pandemi Covid-19.
Kasus positif Covid-19 di DIY bertambah tinggi tiap hari dalam beberapa pekan terakhir. Situasi ini tak menghalangi DIY sebagai maskas sejumlah klub dalam lanjutan Liga 1 2020 yang akan dimulai pada 1 Oktober nanti. Seluruh pertandingan akan berlangsung tanpa penonton.
PT Liga Indonesia Baru (LIB) mengeluarkan aturan tambahan terkait lanjutan kompetisi Liga 1. Peserta Liga 1 tidak dianjurkan menggunakan moda transportasi udara saat melakoni laga tandang. Kebijakan itu muncul guna menekan risiko penularan virus terhadap pemain dan anggota tim lainnya.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul belum memberikan lampu hijau atas rencana penggunaan Stadion Sultan Agung (SSA) sebagai venue Liga 1 2020 yang kembali akan diputar pada Oktober nanti.