Bareskrim Tolak Laporan KontraS Soal Korban Kerangkeng Bupati Langkat, Kok Bisa?
KontraS dan PBHI mewakili empat korban kerangkeng manusia di Rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Peranginangin.
KontraS dan PBHI mewakili empat korban kerangkeng manusia di Rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Peranginangin.
Seorang pekerja seks komersial yang beroperasi secara online atau open booking order (BO), FNI, 30, harus dilarikan ke RSUP Dr. Sardjito setelah mendapat luka sayat di beberapa bagian tubuhnya. Pelaku penganiayaan FNI ternyata pelanggannya di sebuah hotel, di wilayah Gondomanan.
Seorang pelajar berinisial RAP, 17, warga Kumendaman, Kota Jogja menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh tukang ojek online (ojol) beserta tiga pemuda lainnya di Jalan Bantul, Suryodiningratan.
Seorang sekuriti tempat karaoke J-LO di Kota Madiun, dipolisikan setelah melindungi seorang pemandu lagu atau lady companion (LC) karaoke yang dicekik dua orang tamunya. Sekuriti bernama Sofyan itu dipolisikan setelah terlibat dalam adu jotos dengan dua orang tersebut.
Ombudsman RI Perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (ORI DIY) menyebut telah melakukan penyelesaian terhadap draft pertama laporan akhir hasil pemeriksaan (LAHP) mengenai dugaan kekerasan di Lapas Kelas II A Jogja. Dalam waktu dekat, ORI menyebut akan merilis hasil itu kepada publik.
Tiga orang meninggal dunia selama berada dalam kerangkeng di rumah pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin alias Cana.
Jagat media sosial disibukkan dengan rekaman video dugaan penganiayaan petugas PLN. Ternyata, kasus petugas PLN diduga dianiaya itu terjadi di Bantul.
Kepolisian Sektor (Polsek) Danurejan menangkap satu dari enam orang terduga pelaku yang terlibat dalam aksi pengeroyokan di kawasan Lempuyangan pada Sabtu (1/1/2022) dini hari lalu. Tersangka berinisial S, 18, warga Jalan Wonosari yang berperan sebagai joki dalam insiden itu, sisanya masih buron dan dalam pencarian aparat kepolisian.
Kasus dugaan penyiksaan di Lapas Narkotika, Pakem, Sleman hingga kini masih berlanjut.
Rekaman video yang memprlihatkan aksi penganiayaan di sebuah kantor ekspedisi di Jakarta timur viral di media sosial.