Dukuh di Bantul Ditolak karena Perempuan
Kasus ditolaknya calon dukuh karena berkelamin perempuan terjadi di Bantul.
Kasus ditolaknya calon dukuh karena berkelamin perempuan terjadi di Bantul.
Dari data DPMPPA Jogja, korban kekerasan masih didominasi oleh perempuan.
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY menggandeng Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD DIY, dan Perkumpulan Ide dan Analitika Indonesia (IDEA) melaksanakan sosialisasi pemahaman gender untuk masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tahun 2019, bertempat di Balai Desa Sumberarum, Kecamatan Moyudan, Kabupaten Sleman, Selasa (19/3/2019).
Terjadinya kasus kekerasan dan perceraian salah satunya karena belum ada keadilan dalam keluarga. Pembagian peran antaraistri dan suami dalam urusan rumah tangga belum masimal.
Tak bisa dipungkiri, beragamnya potensi perempuan selama ini belum diberdayakan, salah satunya adalah potensi mereka sebagai penggerak perekonomian keluarga.
Desa Prima diharapkan memiliki produk unggulan dalam menjalankan usahanya dan produknya bisa memerkuat program pemerintah One Village One Produck (OVOP) atau satu desa satu produk unggulan.
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY, menggelar sosialisasi dan inisiasi program desa Perempuan Indonesia Maju Mandiri (Desa Prima) di Balai Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul, Selasa (12/3/2019).
Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY meminta perencanaan dan pembangunan tingkat desa tidak hanya fokus membangun infrastruktur, namun juga membangun sumber daya manusia (SDM).
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY mengajak masyarakat Desa Pendoworejo, Kecamatan Girimulyo untuk lebih memahami arti gender.
Forum Pengada Layanan (FPL) mencatat sekitar 431 peraturan daerah mengarah pada aturan yang membatasi ruang gerak atau kebebasan perempuan.