Deddy Corbuzier Blak-Blakan Bongkar Penyiraman Mata Novel Baswedan
Deddy Corbuzier membongkar kasus penyiraman air keras ke Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.
Deddy Corbuzier membongkar kasus penyiraman air keras ke Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.
Laporan politikus PDI Perjuangan, Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung, terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan, dinilai tidak serta-merta mencemarkan nama baik institusi Polri. Hal tersebut disampaikan pakar hukum pidana, Indriyanto Seno Adji.
Tim Advokasi Novel Baswedan akan membawa dugaan fitnah yang ditujukan kepada Novel Baswedan ke ranah hukum.
Meski sudah 2,5 tahun terjadi, kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan belum juga terungkap.
Presiden Joko Widodo memberi tenggat kepada Kapolri Idham Azis untuk menyelesaikan pengungkapan kasus kekerasan terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, yang terjadi pada awal Desember 2019.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK mengharapkan agar tim teknis yang dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian bisa mengungkap pelaku penyerangan terhadap penyidik KPK Novel Baswedan.
Polisi menyatakn sengaja tak membeberkan perkembangan penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan ke publik.
Wadah Pegawai (WP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Presiden Joko Widodo melalui Polri untuk mengungkap fakta kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK, Novel Naswedan.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan Tim Teknis kasus Novel Baswedan akan bekerja sama dengan Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri dalam upaya mengungkap identitas pelaku penyiraman air keras terhadap Novel.
Polri mengungkapkan tim teknis yang terdiri atas 90 anggota Polri berkemampuan khusus, dipimpin langsung Kabareskrim Komjen Pol Idham Aziz, akan bekerja mulai 1 Agustus 2019.