Anda Tak Cocok Membangun Rumah Tangga di Negara-Negara Ini. Di Indonesia Juga?
Memiliki rumah tangga yang sejahtera adalah impian setiap orang. Sementara, lingkungan tempat kita tinggal bisa menjadi faktor yang membantu mewujudkan impian itu.
Memiliki rumah tangga yang sejahtera adalah impian setiap orang. Sementara, lingkungan tempat kita tinggal bisa menjadi faktor yang membantu mewujudkan impian itu.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut pemerintah terus berupaya untuk menanggulangi masalah kemiskinan di Tanah Air. Salah satu upaya yang tengah dilakukan yaitu dengan memberikan intervensi di beberapa sektor, termasuk pernikahan.
Menyenangkan setiap orang yang ada di sekeliling termasuk ibu mertua, menjadi di luar kendali Anda. Namun, Anda bisa mengapresiasi dan ekspresikan perasaan kepadanya.
Untuk menjaga keharmonisan keluarga selama masa pandemi Covid-19, Pemkab Sleman mengandalkan Sosialisasi Informasi Dan Edukasi Dengan Mobil Perlindungan atau SIE MOLIN. Layanan ini juga ikut mengedukasi masyarakat untuk pencegahan penyebaran virus Corona.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mengusulkan Undang-Undang Keluarga Nasional yang di dalamnya tidak mengatur privasi dalam berkeluarga.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X menyatakan pentingnya kualitas sumber daya manusia (SDM) di organisasi Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Organisasi ini harus menjadi pendamping dalam setiap penanganan masalah sosial serta membuat keluarga agar menjadi lebih sejahtera.
Kembali panas di telinga masyarakat sebuah permasalahan, yang dirasa cukup kontroversial. Padahal, belum lama Omnibus Law juga ramai. Sepertinya para elite tidak bosan terus-terusan membuat kegaduhan. Kali ini, masyarakat digemparkan isu RUU Ketahanan Keluarga.
Puspaga menyediakan layanan konselor psikolog yang dibuka setiap Senin-Jumat, mulai pukul 09.00 WIB-12.00 WIB.
Siapa sangka, ternyata putra sulung Dian terdiagnosa autisme yang gejalanya mulai terlihat sejak usia 6 bulan.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) akan menerapkan teknik-teknik penyuluhan dengan cara modern pada era teknologi dan revolusi industri 4.0.