Tangkal Corona, Sekolah Diimbau Sediakan Hand Sanitizer sampai Tunda Kemah
Menghadapi masuknya virus Corona (Covid-19) di Indonesia, Kantor Staf Presiden (KSP) memberikan arahan untuk dunia pendidikan.
Menghadapi masuknya virus Corona (Covid-19) di Indonesia, Kantor Staf Presiden (KSP) memberikan arahan untuk dunia pendidikan.
Seluruh objek wisata candi di bawah PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko dinyatakan aman untuk dikunjungi wisatawan dan aman dari COVID-19.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan jumlah kasus virus Corona atau Covid-19 di seluruh dunia mencapai angka 102.000 dengan lebih dari 3.000 orang meninggal dunia, sebagian besar di China.
RSUD Panembahan Senopati Bantul kembali mengisolasi satu orang pasien kategori orang dalam pemantauan (ODP) terkait Covid-19. Dengan demikian saat ini ada tiga pasien yang terdiri dari dua pasien ODP dan seorang pasien dalam pengawasan (PDP) di rumah sakit tersebut.
RSUD Wates mengisolasi dua pasien yang baru saja pulang dari ibadah umrah. Kedua jemaah yang sempat transit di Malaysia ini mengeluhkan batuk.
Masker kain bisa bertahan dan layak digunakan sampai dua minggu jika tidak terkena air dan hal-hal lain.
Pemerintah mengumumkan dua orang positif terkena virus corona atau Covid 19. Dengan demikian, total orang positif virus tersebut mencapai empat orang.
Adanya penemuan Virus Corona atau Covid-19 berdampak apda berbagai sektor dan melibatkan banyak kalangan. Anggota DPD RI Fahira Idris mengatakan bahwa tidak ada niat untuk membuat masyarakat resah terkait dengan cuitan yang diunggahnya di akun Twitter miliknya tentang virus corona atau COVID-19.
Untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) fasilitas umum seperti pasar dan terminal akan dilengkapi dengan hand sanitizer. Masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan fasilitas tersebut.
Saat ini, belum ada korban jiwa akibat Covid-19 atau virus corona di Indonesia. Juru bicara penanganan Covid-19 untuk Indonesia Achmad Yurianto memastikan satu pasien di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso meninggal dunia bukan karena virus tersebut.