Begini Kronologi Meninggalnya Pasien Terduga Covid-19 di RSUP Sardjito
Seorang pasien yang berasal dari Bengkulu meninggal dunia di RSUP Dr. Sardjito, pukul 11.30 WIB, Kamis (5/3/2020), setelah melakukan perjalanan umrah selama tiga hari.
Seorang pasien yang berasal dari Bengkulu meninggal dunia di RSUP Dr. Sardjito, pukul 11.30 WIB, Kamis (5/3/2020), setelah melakukan perjalanan umrah selama tiga hari.
Seorang perempuan berusia 75 tahun yang sempat dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito karena diduga terjangkit virus corona meninggal dunia pada Kamis (5/3/2020) sekitar pukul 11.30 WIB.
Ada empat orang yang sudah diisolasi di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso karena menjadi "suspect" penyakit saluran pernafasan yang disebabkan virus Corona jenis baru (COVID-19).
Dunia olahraga di berbagai penjuru dunia sepertinya benar-benar mempertimbangkan adanya wabah virus Corona (Covid-19) yang terjadi saat ini. Sebab, beberapa cabang olahraga harus ditunda bahkan dibatalkan.
Beberapa waktu lalu DIY sempat dihebohkan dengan adanya enam kasus Corona Virus Desease 2019 (Covid-19). Namun, berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan yang dilakukan tidak ada yang positif terjangkit virus mematikan tersebut.
Virus Corona telah menyebar ke seluruh dunia. Di tempat asal wabah tersebut yakni di Wuhan, China, kemungkinan akan hilang pada akhir Maret ini, ujar seorang ahli meski hingga kini masih ada kasus baru yang dikonfirmasi.
Italia mencatatkan peningkatan jumlah korban jiwa terbesar akibat wabah penyakit virus corona (Covid-19), sementara Swiss dan Inggris melaporkan korban jiwa pertama di negara masing-masing.
Masuknya virus Corona (COVID-19) ke Indonesia turut membuat Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman melakukan langkah antisipasi agar virus mematikan tersebut tak masuk ke wilayahnya. Cara yang dilakukan adalah menyiapkan cairan antiseptik (hand sanitizer) di terminal-terimal angkutan umum di wilayah setempat.
Din Syamsuddin meminta pemerintah membangun kebersamaan dengan rakyatnya dalam menghadapi virus corona (Covid-19).
Terkait dengan virus Corona, Apotek K24 membatasi pembelian masker guna mengatasi tingginya permintaan masker.