Karena Corona, Pemohon Paspor Sepi
Wabah Corona atau Covid-19 menjadi biang merosotnya jumlah permohonan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta. Penurunan jumlah pemohon setiap harinya diperkirakan mencapai 100 orang.
Wabah Corona atau Covid-19 menjadi biang merosotnya jumlah permohonan pembuatan paspor di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta. Penurunan jumlah pemohon setiap harinya diperkirakan mencapai 100 orang.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X menerbitkan Instruksi No.2/INSTR/2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap risiko penularan infeksi corona virus disease (Covid-19). Semua pihak diminta untuk menjalankan instruksi tersebut demi mencegah penularan virus corona di DIY.
Cairan pencuci tangan berbahan dasar alkohol atau hand sanitizer menjadi barang yang paling banyak diburu masyarakat selain masker setelah pemerintah mengumumkan dua orang WNI positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 pada Senin (2/3/2020).
Seorang pasien rujukan dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito karena khwatir terjangkit virus Corona (Covid-19).
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Polda Jateng mengantisipasi penimbunan dan permainan harga masker di tengah maraknya informasi mengenai virus Corona atau Covid-19.
Dinas Kesehatan Sleman mengimbau agar masyarakat tidak panik dengan isu wabah Corona. Khususnya terkait penggunaan masker, masyarakat diharapkan lebih bijak menggunakannya.
Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak panik memborong masker, menyusul merebaknya wabah virus corona.
Wabah virus corona disebut MUI sebagai peringatan dari Allah.
Polisi dan tentara akan ditempatkan di beberapa supermarket untuk mengendalikan panic buying atau belanja secara kalap akibat merebaknya Corona.
Masyarakat Jogja diminta tak memborong masker menyusul merebaknya wabah virus corona.