Ada Kasus Penyebaran Corona di Jakarta, Anies Bentuk Tim Tanggap Khusus
Gubernur Jakarta Anies Baswedan langsung membentuk tim tanggap khusus menyusul adanya dua warga Depok terkena virus Corona (Covid-19) di Jakarta.
Gubernur Jakarta Anies Baswedan langsung membentuk tim tanggap khusus menyusul adanya dua warga Depok terkena virus Corona (Covid-19) di Jakarta.
Dua WNI terkonfirmasi positif Corona. Keduanya yang merupakan ibu dan anak ini sudah diisolasi di RSPI Sulianti Saroso Jakarta.
Dua WNI yang berdomisili di Depok tertular virus Corona saat menghadiri acara pertemuan klub dansa. Keduanya kini menjalani perawatan isolasi di RSPI Dr Sulianti Saroso, Jakarta.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menetapkan Jawa Barat berstatus siaga I virus Corona atau Covid-19. Penetapan itu menyusul ditemukannya dua warga Depok yang positif terjangkit Corona.
Pemerintah mengaku sudah melakukan persiapan jika virus mematikan Corona atau Covid-19 melanda Indonesia. Termasuk langkah medis berupa proses isolasi.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyatakan bahwa saat ini sudah ada dua orang terjangkit virus Corona di Indonesia. Dua orang warga negara Indonesia (WNI) tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Jakarta. Di sana mereka diisolasi guna pendalaman lebih lanjut.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut ada dua orang positif terjangkit virus Corona di Indonesia. Keduanya adalah seorang ibu dan putrinya dan saat ini sudah dirawat di sebuah rumah sakit.
Munculnya negara-negara yang mulai mempertanyakan kebenaran status Indonesia terhadap virus Corona Covid-19 membuat Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat meminta pemerintah untuk meyakinkan dunia internasional tentang status Indonesia tersebut.
Terawan Agus Putranto selaku Menteri Kesehatan (Menkes) menanggapi santai pendapat Perdana Menteri Australia Scott Morrison, yang meragukan soal tidak ditemukannya kasus virus Corona (Covid-19) di Indonesia.
Pemerintah kembali meninjau Pulau Sebaru Kecil, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta yang menjadi lokasi observasi Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi anak buah kapal (ABK) Pesiar World Dream dan Diamond Princess.