Sudah 803 Orang Meninggal karena Virus Corona
Virus corona masih terus berkembang. Korban tewas terus bertambah. Data terbaru, korban jiwa akibat virus menular ini sudah mencapai 803 orang di China.
Virus corona masih terus berkembang. Korban tewas terus bertambah. Data terbaru, korban jiwa akibat virus menular ini sudah mencapai 803 orang di China.
Dampak penyebaran virus corona, banyak penerbangan antarnegara ditutup. Hal ini berdampak salah satunya pada pariwisata di Bali.
Banyak cerita terjadi sepanjang wabah virus corona menyebar di China. Seorang dokter mata di Wuhan, Li Wenliang meninggal di usia 34 tahun setelah terinfeksi virus corona 2019-nCoV. Ia merupakan salah seorang 'whistle blower' yang pertama kali menyerukan ancaman virus mirip SARS.
Pemerintah didesak segera membentuk satgas yang secara khusus menangani penyebaran virus Corona seiring dengan ditetapkannya siaga di Singapura. Satgas ini diharapkan bisa melakukan langkah yang cepat dan terarah jika sewaktu-waktu ada penyebaran di Indonesia.
Pasca ditemukan penumpang yang mengalami infeksi virus corona (2019-nCoV), otoritas Jepang melakukan karantina terhadap Kapal Pesiar Diamond Princess di perairan Yokohama, Jepang.
Tiket penerbangan domestik disinyalir akan turun sebagai imbas dari pengalihan penerbangan dari dan ke China yang dihentikan sementara sebagai antisipasi penyebaran virus Corona.
Selain wabah virus corona baru 2019-nCoV yang sudah meluas ke banyak negara, ada pula epidemi virus lain yang juga menyerang seluruh dunia, yaitu virus flu. Lantas apa perbedaan keduanya?
Ikatan Dokter Indonesia dan Persatuan Dokter Paru Indonesia, didukung oleh Mundipharma Healthcare Indonesia, memberikan rekomendasi terkait kebersihan diri untuk mencegah dan memutus rantai infeksi adalah dengan melakukan kebersihan tangan rutin,
Dampak mewabahnya virus corona, banyak penerbangan dari dan ke China ditutup. Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Udara telah menerbitkan persetujuan terbang bagi pesawat dari China untuk menjemput warga negaranya yang masih berada di Bali.
Merebaknya kasus Virus Corona di Tiongkok dan beberapa negara lain membuat masyarakat memburu masker N95 dan masker lainnya untuk melindungi diri. Hal serupa juga terjadi di Jogja di mana penjualan masker sangat tinggi.