Google Tutup Sementara Kantor di China karena Virus Corona
Google Alphabet Inc. menutup sementara waktu seluruh kantor di China lantaran merebaknya virus corona.
Google Alphabet Inc. menutup sementara waktu seluruh kantor di China lantaran merebaknya virus corona.
Kementerian Kesehatan menyebut WNI yang dipulangkan dari Wuhan, China, akan dikarantina selama 14 hari sesampainya di Tanah Air.
Virus Corona yang bikin geger sejumlah daerah, ternyata belum berdampak negatif terhadap iklim pariwisata di Bantul.
Chinamembangun dua rumah sakit baru di kota Wuhan, Hubei, hanya dalam hitungan hariuntuk menangani wabah virus corona strain baru atau novel Coronavirus (2019-nCoV). Kedua fasilitas yang dibangun yaitu Rumah Sakit (RS) Huoshenshan dan RS Leishenshan.
Pemerintah China akan membawa pulang warganya yang terjebak di luar negeri, di tengah wabah virus corona. Untuk itu, China mengerahkan sejumlah pesawat charter. Pemulangan ini dikhususkan bagi warga yang berasal dari Provinsi Hubei, khususnya kota Wuhan yang menjadi pusat wabah virus corona.
Pemerintah memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) di Wuhan, China, yang terjangkit virus korona. Informasi itu diperoleh dari Perhimpunan Pelajar Indonesia Tiongkok (PPIT) cabang Wuhan.
Wabah virus corona di China semakin meluas. Hingga Jumat (31/1/2020) waktu setempat dilaporkan korban tewas akibat virus yang muncul di Kota Wuhan itu telah mencapai 213 orang, dengan hampir 2.000 kasus baru terkonfirmasi, demikian kata Komisi Kesehatan Nasional China.
Penyebaran virus corona ternyata dimanfaatkan oleh orang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan hoaks. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mendeteksi adanya 36 hoax terhitung hingga Kamis sore (30/1/2020).
Upaya Pemerintah Indonesia mengevakuasi warga negara Indonesia (WNI) yang masih berada di Wuhan, China dikabarkan sudah menemukan titik cerah. Selain Presiden sudah memerintahkan agar evakuasi dilakukan segera, langkah diplomatik pun menghasilkan lampu hijau dari pihak China.
Dampak penyebaran virus corona, sejumlah maskapai dunia mulai menunda operasional rute mereka ke China setelah wabah virus Corona semakin meluas hingga menuai korban jiwa sebanyak 170 orang dan 8.000 lainnya terinfeksi, per Kamis (30/1/2020).