BRIN dan BMKG Ungkap Penyebab Hujan Turun Awet di Indonesia
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan penyebab hujan turun awet di Indonesia.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan penyebab hujan turun awet di Indonesia.
Hujan lebat yang dapat disertai petir atau kilat berpotensi turun di sejumlah titik di dua puluh provinsi di Tanah Air pada Kamis (14/3/2024)
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja prediksi kondisi cuaca di Jogja dan sekitarnya selama pada Kamis (14/3/2024).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja prediksi kondisi cuaca di Jogja dan sekitarnya selama pada Rabu (13/3/2024).
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia, termasuk DIY bakal diguyur hujan
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja prediksi kondisi cuaca di Jogja dan sekitarnya selama pada Sabtu (2/3/2024).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja prediksi kondisi cuaca di Jogja dan sekitarnya selama pada Senin (26/2/2024).
Gempa tektonik berkekuatan magnitudo 5,7 di Samudra Hindia Selatan, Banten pada Minggu (25/2/2024) pukul 20.07 WIB. BMKG ungkap penyebabnya
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja prediksi kondisi cuaca di Jogja dan sekitarnya selama pada Minggu (25/2/2024).
Kejadian angin kencang yang terjadi di Jawa Barat dikaitkan denga fenomena tornado yang pertama kali terjadi di Indonesia.