Polisi Sebut Pengeroyok Suporter PSS Sleman Hingga Meninggal Terkait dengan Suporter PSIM Jogja
Menurut Polres Sleman, latar belakang pengeroyokan itu adalah perseteruan suporter PSS Sleman dan PSIM Jogja.
Menurut Polres Sleman, latar belakang pengeroyokan itu adalah perseteruan suporter PSS Sleman dan PSIM Jogja.
Polres Sleman menetapkan 12 tersangka pengeroyokan yang menyebabkan satu suporter PSS Sleman, Aditya Eka Putranda, meninggal dunia.
Mediasi antara perguruan silat Resdaurdaraan Setia Hati Terate (PSHT) dan warga sekitar Taman Parkir Senopati berlangsung di Mapolsek Gondomanan, Selasa (9/8/20
Salah seorang juru parkir yang menyaksikan insiden tersebut menjelaskan, rombongan tersebut membawa bendera warna kuning dengan bertuliskan PSHT.
Juru parkir yang menyaksikan pengeroyokan rombongan konvoi dan ikut melerai insiden yang terjadi pada Sabtu malam (6/8/2022) berharap ada perdamaian.
Saksi pengeroyokan rombongan konvoi menyebut ada dua orang korban di sekitar Parkiran Senopati. Sedangkan di sekitar Parkir Ngabean ada satu orang.
Empat orang pemuda jadi bulan-bulanan warga lantaran diduga membuat keributan di wilayah Demangan, Gondokusuman, Sabtu (21/5/2022) dini hari. Polisi melepas ke empat pemuda itu lantaran tidak ditemukannya bukti yang mengarah ke tindak pidana.
Seorang karyawan swasta berinisial BAA, 24, warga Keparakan Kidul, Mergangsan, Jogja menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah orang pada Sabtu 23 April lalu.
Muhammad Bagja nekat memukuli Ade Armando karena kesal dengan unggahannya di media sosial.
Polisi kembali melakukan penangkapan terhadap satu tersangka kasus pengeroyokan Dosen Universitas Indonesia (UI) Ade Armando bernama Dhia Ul Haq.