Antraks Gunungkidul, 77 Sapi dan 286 Kambing Sudah Divaksinasi
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul sudah melakukan vaksinasi antraks pada 77 ekor sapi dan 286 ekor kambing di Padukuhan Jati.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul sudah melakukan vaksinasi antraks pada 77 ekor sapi dan 286 ekor kambing di Padukuhan Jati.
Buntut maraknya kasus antraks di Gunungkidul, Pemkab akan menggodok Peraturan Daerah (Perda) tentang ganti rugi hewan ternak milik warga yang mati.
Satu warga Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu yang tengah dirawat di RSUD Wonosari dinyatakan positif antraks, Kamis (6/7/2023).
Dinkes Gunungkidul sudah melaporkan kondisi antraks di wilayahnya ke Bupati dimana syarat keadaan luar biasa (KLB) antraks sudah terpenuhi.
Dua orang meninggal dari Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu yang disebut Kemenkes berstatus suspek antraks ternyata meninggal karena stroke dan radang perut.
Satu orang warga Semanu tengah dirwat di RSUD Wonosari bergejala antraks, dimana ada bintik merah di kulitnya, serta tangannya membengkak.
Warga Jati, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu membantah penyebab meninggalnya warga di wilayahnya karena mengonusmi sapi yang mati dan sudah dikubur.
Kronologi kasus antraks di Gunungkidul yang menewaskan tiga orang warga Padukuhan Jati, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu meninggal.
Dua orang yang diduga terjangkit anthrax meninggal terlebih dulu sebelum pasien yang sudah dinyatakan positif anthrax di RSUP Sardjito.
Selain memiliki khasiat bagi kesehatan tulang dan imunitas tubuh, sebuah riset menunjukkan bahwa vitamin D juga dapat mencegah risiko penyakit kardiovaskular pa