Adakah Kaitan Hepatitis Akut Misterius dengan Covid-19?
Benarkah penyakit hepatitis akut misterius berkaitan dengan virus Covid-19? Ini penjelasan ahli kesehatan.
Benarkah penyakit hepatitis akut misterius berkaitan dengan virus Covid-19? Ini penjelasan ahli kesehatan.
Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyampaikan terima kasih kepada Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto atas kerja kerasnya selama pandemi Covid-19.
Kondisi lingkungan menjadi salah satu faktor penyebab anak stunting. Sampah yang banyak dan tidak diolah, menggunung, memunculkan lalat sehingga berdampak pada kesehatan.
STATIN mengurangi risiko penyakit jantung dengan menurunkan kadar kolesterol tinggi. Untuk mengoptimalkan manfaatnya, Anda disarankan untuk mengonsumsi statin pada waktu tertentu dalam sehari.
Di tengah mobilitas masyarakat yang meningkat signifikan terkait dengan kegiatan mudik Lebaran Idul Fitri, tidak terlihat adanya lonjakan kasus Covid-19 di semua daerah.
WHO menerima laporan setidaknya ada 228 kasus kemungkinan hepatitis akut misterius pada anak-anak dari 20 negara.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menerima laporan ada 228 kasus kemungkinan hepatitis akut misterius pada anak-anak di 20 negara. Jumlah tersebut bertambah jika dibandingkan laporan sebelumnya yaitu 170 kasus.
Kemenkes menyampaikan 3 anak yang meninggal akibat hepatitis akut misterius berusia di bawah 6 tahun dan belum mendapatkan vaksin Covid-19.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengonfirmasi temuan kasus hepatitis akut misterius telah masuk ke Indonesia. Temuan itu menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat karena belum diketahui penyebabnya. Hanya saja salah satu gejalanya adalah mual.
Kemenkes meningkatkan kewaspadaan dalam dua pekan terakhir setelah WHO menyatakan kejadian luar biasa pada kasus hepatitis akut yang menyerang anak-anak di Eropa, Amerika dan Asia.