Pemerintah China Sebut Favipiravir, Obat Buatan Jepang Ampuh Melawan Corona
Obat flu buatan Jepang diklaim ampuh melawan virus Corona.
Obat flu buatan Jepang diklaim ampuh melawan virus Corona.
Pandemi Covid-19 yang merebak di seluruh dunia tak dipungkiri memunculkan kecemasan pada banyak pihak. Namun, pakar promosi kesehatan Universitas Gadjah Mada (UGM) meminta masyarakat untuk bisa mengelola stres.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Gunungkidul memantau upaya antisipasi pencegahan penyebaran virus Corona (Covid-19). Pemantauan dilakukan untuk mencari format terbaik dalam upaya pencegahan di satuan pendidikan di Bumi Handayani.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul terus berupaya mencegah penyebaran virus Covid-19. Salah satunya dengan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat pelayanan umum.
Masyarakat sipil di Jogja mendesak Pemda DIY dalam hal ini Gubernur DIY Sri Sultan HB X agar transparan dalam memberikan informasi terkait dengan penanganan virus Corona (Covid-19) di wilayah ini. Masyarakat menilai, pengelolaan informasi soal Covid-19 di DIY bolong di sana sini.
Kelompok ibu hamil (bumil) dan ibu menyusui (busui) yang rentan terinfeksi penyakit, perlu melakukan upaya pencegahan virus Corona.
Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Wonosari membatasi kunjungan hingga 1 April 2020.
Menteri Agama Fachrul Razi mengimbau masyarakat tak ke rumah ibadah bila mengalami mengalami masalah kesehatan.
Obat herbal diragukan kamampuannya melawan virus corona.
Salah satu tradisi yang sampai saat masih ini dipertahankan oleh warga Pondok Pesantren (Ponpes) yakni budaya makan bersama. Merebaknya virus Corona (Covid-19) tak membuat budaya tersebut dihentikan. Tradisi ini juga masih digelar di Pondok Pesantren (Ponpes) Al I’tisham Wonosari.