Tak Semua Harus Dirangkul, Prabowo Diminta Sisakan 2 Partai Agar Bisa Jadi Oposisi
Presiden terpilih Prabowo Subianto disarankan tidak merangkul semua partai politik masuk ke koalisinya di pemerintahan.
Presiden terpilih Prabowo Subianto disarankan tidak merangkul semua partai politik masuk ke koalisinya di pemerintahan.
Presiden RI terpilih Prabowo Subianto mengungkapkan sejumlah pujian kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di acara Halalbihalal PBNU.
Beredar kabar yang memuat susunan kabinet pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang akan dilantik Oktober mendatang.
Prabowo Gibran membutuhkan kekuatan Nahdlatul Ulama (NU) selama masa pemerintahan 2024-2029 mendatang.
Rentang waktu sejak penetapan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI hingga sebelum serah terima jabatan pada 20 Oktober 2024 mendatang
Nama Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto ramai diperbincangkan usai Prabowo Subianto memenangi Pilpres 2024. Namanya juga sempat disebut dibeberapa pidat
Presiden terpilih Prabowo Subianto diharapkan mengajak PKS untuk menawarkan bergabung ke dalam pemerintahan seperti yang dilakukan kepada PKB dan NasDem
Kepada pemimpin terpilih, Pakuwon berharap insentif PPN DTP pada sektor perumahan dapat kembali diberikan
Namun, Indonesia tetap membutuhkan partai oposisi untuk mengawasi kinerja pemerintah yang berkuasa.
Satu demi satu, partai politik (parpol) pengusung dan di luar koalisi mengakui dan mengucapkan kemenangan kepada Prabowo-Gibran, terkecuali PDIP