Demokrat Menilai Amandemen UUD 45 untuk Hidupkan GBHN Tak Tepat
Partai Demokrat memiliki penilaian tersendiri terkait dengan amandemen terbatas terhadap Undang-Undang Dasar 1945.
Partai Demokrat memiliki penilaian tersendiri terkait dengan amandemen terbatas terhadap Undang-Undang Dasar 1945.
Partai Demokrat sedang bersiap-siap. Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan menyampaikan pidato politik pertamanya setelah delapan bulan terakhir tidak berbicara politik di hadapan publik.
Di Pilpres 2024, Partai NasDem menyatakan siap mencalonkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Partai Demokrat tak mau terburu-buru mencalonkan Ketua Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon presiden (capres).
Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh belum mengambil sikap atas desakan Kongres Luar Biasa (KLB) yang diadakan paling lambat September tahun ini atau kongres biasa di tahun 2020.
DPD Partai Demokrat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menilai desakan Kongres Luar Biasa yang didengungkan Gerakan Moral Penyelamatan Partai Demokrat (GMPPD) tidak beretika dan jauh dari nilai kepatutan.
Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpesan agar semua kader menjaga soliditas dan martabat partai. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Divisi Hukum dan Advokasi DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.
Sejumlah petinggi Partai Demokrat terlibat saling serang di antara mereka.
Partai Demokrat dinilai mulai bingung dengan dirinya sendiri. Hal ini disampaikan oleh Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin Jawa Barat, Dedi Mulyadi menanggapi adanya usulan Demokrat untuk membubarkan koalisi baik di kubu Jokowi maupun Prabowo.
Berdasarkan data permohonan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) DPR/DPRD yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Partai Demokrat menjadi partai politik (parpol) yang terbanyak mengajukan gugatan PHPU ke Mahkamah Konstitusi (MK).
Penolakan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto terhadap penghitungan hasil suara Pemilu 2019 mendapat tanggapan dari politikus Partai Demokrat, Andi Arief. Menurut Andi, sikap Prabowo tersebut menjadi pembuktian mengakui kekalahan. Sebab, pernyataan Prabowo itu dikhususkan untuk hasil penghitungan suara Pilpres 2019.