Sepekan Libur Lebaran, 18 Orang Terseret Ombak Pantai Selatan Gunungkidul
Dari 18 kasus kecelakaan laut di Gunungkidul, masing-masing dialami oleh 14 laki-laki dan tiga perempuan.
Dari 18 kasus kecelakaan laut di Gunungkidul, masing-masing dialami oleh 14 laki-laki dan tiga perempuan.
Kepala Seksi Objek dan Daya Tarik Wisata, Dinas Pariwisata (Dinpar) Gunungkidul Aris Sugiyantoro mengatakan kunjungan wisatawan di Pantai Baron masih tinggi.
Gelombang yang sedang tinggi di kawasan pantai selatan Gunungkidul dan munculnya ubur-ubur perlu menjadi kehati-hatian para wisatawan.
Pengawasan di sepanjang pantai selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ditingkatkan oleh Badan Pencarian dan Pertolongan atau Badan SAR Nasional (Basarnas) DIY. Hal ini dilakukan seiring dengan potensi gelombang tinggi.
Seorang warga Bantul bernama Arif Dwi, 25, tersengat ubur-ubur di pantai Glagah saat bermain air, Rabu (20/6/2018) sore. Akibatnya, mahasiswa itu sempat mendapat penanganan intensif di Kantor Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Rescue Istimewa Wilayah V Pantai Glagah.
Sempat dinilai aman dari serangan ubur-ubur, kawasan Pantai di Gunungkidul kembali diserang ubur-ubur, sehingga menyebabkan 27 wisatawan mengalami gatal dan sakit perih.
Tiga wisatawan nyaris tenggelam saat mandi di pantai di wilayah Bantul selama libur lebaran ini. Ketiganya dapat terselamatkan setelah ditolong oleh tim Search and Rescue (SAR) Bantul.
Wisatawan musim Lebaran yang akan berkunjung ke pantai diminta mewaspdai fenomena alam yang kerap menyebabkan kecelakaan laut.
Kemunculan ubur-ubur akan semakin banyak mulai akhir Juni hingga Agustus.
Bupati Gunungkidul, Badingah mengatakan berbarengan dengan lonjakan wisatawan pada lebaran mendatang dimungkinkan ubur-ubur mulai banyak bermunculan.