PILKADA BANTUL: Poros Tengah Diklaim Semakin Solid
Bahkan poros tengah itu diklaim sudah solid dan akan dideklarasikan.
Bahkan poros tengah itu diklaim sudah solid dan akan dideklarasikan.
Totok justru mengaku sudah pasti digandeng Suharsono dalam Pilkada tahun ini. Kepastian itu, kata Totok, disampaikan langsung oleh Suharsono pada Rabu (19/2/2020) lalu.
Teka-teki siapa pendamping Suharsono dalam pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah (Pilkada) Bantul 2020 ini akhirnya terjawab.
Pasangan Anton Supriyadi-Suparno resmi menyerahkan berkas syarat dukungan untuk maju sebagai calon kepala daerah dari jalur perseorangan, Jumat (21/2/2020). Total berkas dukungan yang dibawa sebanyak 51.340 jiwa.
Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra mengklaim bakal calon bupati Bantul petahana Suharsono sudah mendapat dukungan dari sejumlah partai politik. Hingga kini komunikasi inintensif masih terus dibangun dengan partai-partai tersebut.
Laskar Arafat Bantul berharap agar pelaksanaan Pilkada 2020 di Bantul berjalan aman dan lancar. Mereka juga berkomitmen untuk ikut menyukseskan gelaran Pilkada Bantul yang digelar September 2020 mendatang.
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantul fokus melakukan pengawasan terhadap netralitas aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bantul 2020.
Ketua Dewan Pimpinan cabang DPC PDI Perjuangan Sleman Koeswanto mengatakan hingga kini DPP PDI Perjuangan belum memberikan surat rekomendasi terkait kandidat bupati yang akan diusung pada Pilkada Sleman.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul membuka tahapan penyerahan berkas dukungan untuk bakal calon yang berniat maju melalui jalur perseorangan pada Rabu (19/2/2020). Meski demikian, keempat pasangan yang berniat maju belum ada satupun yang menyerahkan syarat dukungan.
Hari pertama penyerahan dukungan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul dari jalur perseorangan (independen) di Bantul masih nihil pasangan calon yang datang.