Kementan Terjunkan Tim Tangani Antraks di Gunungkidul
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Gunungkidul bergerak cepat mengatasi kasus antraks
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Gunungkidul bergerak cepat mengatasi kasus antraks
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul berkomitmen untuk mengendalikan penyebaran antraks di Kapanewon Girisubo dan Rongkop dengan program vaksinasi.
Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat ada tiga warga yang dinyatakan positif tertular penyakit antraks di Kapanewon Rongkop dan Girisubo.
Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul mencatat ada 20 ekor ternak yang mati karena terinfeksi antraks di Kapangeon Rongkop dan Girisubo.
Wibawanti memastikan tidak ada perkembangan kasus antraks di wilayah ini pasca-kasus antraks di Kelurahan Tileng, Girisubo beberapa waktu lalu.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul, Wibawanti Wulandari memastikan satu ekor sapi di Padukuhan Sawah, Tileng, Girisubo.
Kasus dugaan penyebaran antraks kembali diketemukan di Kabupaten Gunungkidul. Kali ini suspek berada di Padukuhan Sawah, Tileng, Girisubo.
Vaksinasi penyakit antraks terhadap hewan ternak kembali digalakkan di Kapanewon Girimulyo mencegah kembalinya antraks.
Puluhan sapi di Kapanewon Girimulyo mendapat vaksin antraks pada 25-30 Juli ini.
Penyakit zoonosis yang ditularkan oleh hewan beberapa kali pernah ditemukan di DIY. Butuh partisipasi masyarakat dalam mencegah penyebaran zoonosis.