Sultan Jogja Heran, Sapi Mati Malah Dipotong dan Daging Dibagikan: Lha Yo pie?
Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono mengaku heran dengan tindakan masyarakat yang nekat memotong sapi
Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono mengaku heran dengan tindakan masyarakat yang nekat memotong sapi
Masyarakat diingatkan untuk tidak tergiur membeli daging sapi yang ditawarkan dengan harga murah di pasar-pasar tradisional.
Berikut kami sampaikan Top 7 News Harianjogja.com pada Jumat 15 Maret 2024.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meminta segera dilakukan vaksinasi ternak milik warga di sekitar lokasi temuan antraks untuk penanggulangan.
DPKH Gunungkidul menyampaikan penanganan antraks yang terjadi di Padukuhan Kayoman, Kalurahan Serut, Gedangsari diperluas sampai dengan Padukuhan Wangon.
DPP Kota jogja melakukan pengawalan ketat terhadap aktivitas lalu lintas ternak maupun daging. Upaya ini ditempuh untuk mencegah menyebarnya antraks
Pemkab Gunungkidul mengaku berhati-hati dalam menerapkan Kejadian Luar Biasa (KLB) Antraks di Bumi Handayani.
Pemkab Gunungkidul menyampaikan bahwa penanggulangan antraks di Bumi Handayani akan ikut menggunakan regulasi selain sosialisasi edukasi.
Dinas Pertanian Pangan dan Perikanan Sleman memastikan ada ternak yang mati di Padukuhan Kalinongko Kidul, Gayamharjo, Prambanan positif antraks.
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X meminta warga tidak lagi melakukan brandu agar tidak terjadi antraks