Covid-19 di DIY 5 November 2021: Bertambah 39 Kasus Baru, Nihil Kematian
Satgas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan terdapat penambahan kasus positif Covid-19 per 5 November 2021 sebanyak 39 kasus.
Satgas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan terdapat penambahan kasus positif Covid-19 per 5 November 2021 sebanyak 39 kasus.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengaku masih akan melihat angka kenaikan pasien positif Covid-19 dalam dua hari terakhir sebelum mengambil kebijakan terkait dengan munculnya klaster takziah di Sedayu, Bantul.
Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Bantul, Joko Budi Purnomo mengatakan pasien Covid-19 meningkat karena klaster takziah di Kapanewon Sedayu. Klaster tersebut tidak hanya menyebar di Sedayu namun sudah menyebar ke berbagai wilayah di Bantul dan luar Bantul.
Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Jogja berencana melakukan skrining acak terhadap siswa dan guru di tiap sekolah yang sudah menjalankan pembelajaran tatap muka terbatas sebagai langkah untuk memastikan tidak ada penularan kasus.
Penurunan level PPKM di Sleman ke level 2 justru memunculkan lonjakan kasus baru Covid-19 di Bumi Sembada. Hingga kini Pemkab Sleman mencatat empat kalurahan di Sleman kembali masuk zona merah. Jumlah tersebut belum termasuk klaster takziah Sedayu Bantul.
Satgas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan terdapat penambahan kasus positif Covid-19 per 4 November 2021 sebanyak 48 kasus. Alhasil, total kasus terkonfirmasi positif menjadi 156.028 kasus.
Sebanyak empat desa atau kalurahan di Kabupaten Sleman, kembali masuk zona merah COVID-19 berdasar peta zonasi Dinas Kesehatan Sleman per 31 Oktober, setelah sebelumnya sempat hanya terdapat satu kelurahan saja yang zona merah.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengemukakan testing pada warga yang suspek dan memiliki riwayat kontak erat dengan pasien COVID-19 merupakan cara yang paling benar secara ilmiah.
Satgas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 per 2 November 2021 sebanyak 29 kasus. Tambahan kasus baru tersebut berdasarkan pemeriksaan sampel harian sebanyak 7.005 sampel.
Juru Bicara Luhut memastikan bahwa kebijakan wajib PCR bagi penerbangan, yang kemudia dianulir, tak terkait dengan bisnis PCR PT GSI.