Covid-19 di DIY Naik Jadi 188 Kasus, Warga Sleman & Kulonprogo Jadi Pasien Baru
Tiga kasus positif Covi-19 di DIY bertambah pada Jumat (15/5/2020). Dengan begitu total kasus positif Covid-19 di DIY keinian berjumlah 188 kasus.
Tiga kasus positif Covi-19 di DIY bertambah pada Jumat (15/5/2020). Dengan begitu total kasus positif Covid-19 di DIY keinian berjumlah 188 kasus.
Pemda DIY belum akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kendati demikian, PSBB tetap menjadi opsi yang memungkinkan untuk diterapkan jika kasus positif semakin banyak.
Dinas Kesehatan Bantul menutup sementara layanan di Puksmas Kasihan II selama dua hari, Jumat-Sabtu, (15-16/5/2020). Penutupan sementara tersebut karena akan dilakukan penyemprotan cairan disinfektan pascaditemukannya tenaga medis puskesmas setempat yang dinyatakan positif terinfeksi Coronavirus Disease atau Covid-19.
Pemkab Bantul belum berencana menggelar rapid test massal di pasar dan supermarket di wilayahnya.
Bantuan kepada tenaga medis yang berjibaku menangani Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) terus berdatangan. Terbaru, dilakukan oleh tim gabungan Polres Kulonprogo, Kodim 0731 Kulonprogo, Sat Brimob Sentolo, dan Pemkab Kulonprogo.
Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan hingga Kamis (14/5/2020) tidak ada penambahan reaktif dari hasil Rapid Diagnostic Test (RDT) yang dilakukan oleh orang kepada para pengunjung Indogrosir.
Nyaris semua kecamatan di Sleman kini ditemukan kasus positif Covid-19.
Kasus positif Covid-19 di Bantul terus bertambah dan telah mencapai 50 kasus pada Kamis (14/5/2020).
Kasus positif Covid-19 di Sleman terus bertambah. Kekinian, Kamis (14/5/2020) jumlahnya telah mencapai 68 kasus. Pada Kamis, Pemda dIY mengumumkan penambahan empat pasien baru Covid-19 di DIY, di mana tiga di antaranya merupakan warga Sleman.
Hari ketiga pelaksanaan rapid test massal bagi pengunjung Indogrosir hanya dihadiri oleh 339 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 13 orang dinyatakan reaktif RDT.