Diduga Terinfeksi Corona, Sudah 13 PDP di DIY Meninggal Dunia
Jumlah warga DIY berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) karena diduga terkait Covid-19 yang meninggal dunia terus bertambah.
Jumlah warga DIY berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) karena diduga terkait Covid-19 yang meninggal dunia terus bertambah.
Sejumlah perusahaan mebel dan garmen mengalami kerugian besar akibat Pandemi Covid-19 yang semakin menyebar. Untuk menutup kerugian itu, mereka terpaksa merumahkan ribuan karyawan. Bahkan, ada pula karyawan yang mendapat putus kontrak hingga Pemutusan Hubungan Kerja [PHK].
Kegiatan saling membantu di Kelurahan Purbayan, Kotagede, Kota Jogja ini layak dicontoh. Keluarga yang merasa memiliki kemampuan secara ekonomi bergotong royong memberikan bantuan bagi warga lain yang terkena dampak ekonomi akibat Covid-19 di kelurahan tersebut.
Pasien positif Covid-19 di DIY bertambah dua jadi 31 orang, Jumat (3/4/2020). Dua pasien anyar itu diduga tertular Covid-19 di Jakarta.
Pemda DIY mewacanakan penyiapan tempat khusus pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Pemakaman itu disiapkan untuk menyiapkan jika ada warga yang menolak penguburan jenazah dari pasien Covid-19.
Seorang warga di Gunungkidul meninggal dunia setelah dikunjungi keluarganya dari daerah zona merah Covid-19.
Jumlah pasien positif Covid-19 di DIY terus bertambah.
Kepolisian Daerah (Polda) DIY menganalisa jumlah kasus kejahatan di tengah pandemi Covid-19 yang terjadi di wilayah DIY. Hasilnya, kasus kejahatan di wilayah DIY mengalami tren penurunan pasca ditetapkannya masa tanggap darurat oleh pemerintah provinsi DIY sejak tanggal 20 Maret 2020 lalu.
Bantuan jaminan hidup (Jadup) sebagai dampak penyebaran virus Covid-19 sudah disiapkan oleh Pemkab Sleman. Hanya saja penghunaan dana Jadup tersebut harus sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan oleh Pemkab.
Pemerintah mencatat 196 kasus baru pasien positif virus Corona (Covid-19) di Indonesia pada Jumat (3/2/2020). Sekarang total pasien yang mengidap Covid-19 menjadi 1.986 orang.