OPINI: Tamengi Masyarakat Hadapi Infodemi Covid-19
Sangat wajar jika kita sudah jenuh dan lelah menghadapi pandemi Covid-19 ini. Sejak akhir tahun 2019, kebanyakan informasi yang kita dapat selalu seputar virus corona dan dampak buruknya.
Sangat wajar jika kita sudah jenuh dan lelah menghadapi pandemi Covid-19 ini. Sejak akhir tahun 2019, kebanyakan informasi yang kita dapat selalu seputar virus corona dan dampak buruknya.
Kasus kematian akibat Covid-19 di bulan Juli mencapai 30.168, tertinggi sejak Covid-19 terdeteksi di Indonesia.
Tingkat kematian akibat Covid-19 di DI Yogyakarta naik signifikan sejak kapasitas keterpakaian tempat tidur RS menembus di angka 80 persen.
Tingkat kematian akibat Corona di Gunungkidul mencapai 5,12%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pada saat sebelum diterapkannya PPKM darurat yang kemudian diubah menjadi level empat.
Rencana pemusatan pasien isolasi mandiri Covid-19 dari rumah ke selter tengah digodok. Kendati demikian belum diketahui pasti kapan rencana ini bakal dilaksanakan.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulonprogo menegaskan syarat pernikahan di tengah penerapan PPKM level empat adalah hasil negatif swab antigen dari calon pasangan suami istri (pasutri), wali, dan saksi yang berlaku selama satu kali 24 jam sebelum akad nikah dilaksanakan.
Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Letjen TNI Ganip Warsito melakukan peninjauan tempat isolasi terpusat (isoter) GOR Gelarsena, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (28/7).
Permintaan sejumlah vitamin dan multivitamin kompleks di sejumlah apotek yang ada di kabupaten Kulonprogo mengalami kenaikan yang signifikan. Kebutuhan akan vitamin yang cukup tinggi berakibat kepada terbatasnya stok dan harga yang melonjak tajam.
Sebanyak 25.000 warga DIY yang menjalani isolasi mandiri (Isoman) akibat Covid-19 tidak bisa dikontrol.
Wakil Presiden Ma’ruf Amin memimpin rapat koordinasi dengan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengkubuwono X dan jajaran Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi DIY secara virtual, Rabu (28/7/2021).