Hari Ini Jogja Tambah 82 Kasus Covid-19
Kasus Covid-19 di DIY pada Senin (23/11/2020) bertambah sebanyak 82 kasus baru.
Kasus Covid-19 di DIY pada Senin (23/11/2020) bertambah sebanyak 82 kasus baru.
Kondisi fasilitas kesehatan darurat Covid-19 (FKDC) di Sleman yang sempat penuh mendorong Pemkab Sleman untuk menyiapkan FKDC tambahan. Selain tetap mengoperasikan Asrama Haji dan Rusunawa Gemawang, Pemkab berencana mengaktifkan gedung Kementerian PMD Kalasan sebagai FKDC baru.
Jumlah warga DIY yang meninggal dunia akibat Covid-19 terus bertambah. Dalam sehari bahkan empat orang kehilangan nyawa.
Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Bantul mencatat pasien konfirmasi positif terinfeksi dalam 24 terakhir bertambah 46 orang, sehingga totalnya per Sabtu (21/11/2020) menjadi 1.467 orang.
Sebuah pesan berantai beredar di masyarakat Jogja, isinya menggambarkan kondisi tidak sepenuhnya benar, mengenai RSUP Dr Sardjito. Kali ini, pesan yang muncul menyatakan bahwa, ada banyak klaster penularan COVID-19 di RS tersebut.
Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Yogyakarta menyebut kasus penularan yang terjadi di salah satu keluarga di Kecamatan Danurejan menjadi klaster penularan baru, karena terjadi penularan di tetangga sekitarnya.
Seluruh daerah di DIY saat ini dinyatakan zona merah Corona.
Kasus positif Covid-19 dari Klaster Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo juga ditemukan di instansi lain di Kulonprogo. Instansi itu meliputi Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) serta kantor Kapanewon Pengasih.
Fasilitas karantina untuk pasien Covid-19 orang tanpa gejala (OTG) di Sleman telah penuh.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan 68 penambahan kasus positif pada Jumat (10/11/2020). Bantul mendominasi penambahan sebanyak 25 kasus.