Tahan Penyebaran Droplet dengan Pakai Masker
Di era adaptasi kebiasaan baru ini, masyarakat kembali dipersilakan beraktivitas dan menjalankan roda perekonomian. Hal itu membuat kontak antara satu manusia dengan manusia lain tak terhindarkan.
Di era adaptasi kebiasaan baru ini, masyarakat kembali dipersilakan beraktivitas dan menjalankan roda perekonomian. Hal itu membuat kontak antara satu manusia dengan manusia lain tak terhindarkan.
Guna mengurangi penyebaran virus Covid-19 sebagai dampak dari adanya kerumunan, Pemerintah mengimbau masyarakat untuk mengedepankan komunikasi melalui layanan-layanan yang tersedia. Pemerintah juga berharap agar masyarakat senantiasa tetap mengutamakan gerakan Memakai Masker, Mencuci Tangan, dan Menjaga Jarak (3M).
Untuk menekan laju peningkatan kasus Covid-19 di Kulonprogo, upaya yang perlu dilakukan masyarakat adalah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, meliputi pemakaian masker, jaga jarak, hindari kerumunan serta rajin mencuci tangan dengan air mengalir.
Memakai masker menjadi satu hal penting yang harus dilakukan di masa pandemi untuk mencegah penyebaran Covid-19. Masker sama pentingnya, bahkan lebih penting, dengan pakaian.
Pemerintah Kabupaten Bantul bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah DIY meluncurkan Gerakan Memakai Masker sebagai upaya perlindungan diri terhadap penyebaran COVID-19 di kawasan Pasar Pundong, Desa Srihardono.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyatakan berwisata di era adaptasi normal baru lebih nyaman dan aman dengan menggunakan masker demi meminimalkan potensi penularan Covid-19.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menyatakan setiap Sabtu dan Minggu jajarannya melalui Sarlinmas Rescue Istimewa (SRI) menggelar operasi yustisi penegakan protokol kesehatan Coronavirus Disease ataua Covid-19 dengan sasaran wisatawa dan pengelola wsiata.
Kebiasaan menerapkan protokol kesehatan yaknimemakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak (3M)di masa pandemi adalah hal yang sangat penting untuk mencegah penularan. Hal tersebut disampaikan olehKetua Tim Mitigasi PB IDI, Adib Khumaidi.
Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesadaran untuk disiplin 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) sebagai kebiasaan baru. Tujuannya agar roda ekonomi terus bergerak.
Kasus positif Virus Covid-19 di Tanah Air masih terus bertambah setiap harinya. Padahal, hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut 90 persen masyarakat Indonesia sudah disiplin pakai masker di tengah pandemi ini.