Bulan Tampak Mengempis & Datar, Fenomena Apa?
Seorang kosmonot asal Rusia Sergey Kud Sverckhoc membagikan fenomena luar angkasa yang tak lazim.
Seorang kosmonot asal Rusia Sergey Kud Sverckhoc membagikan fenomena luar angkasa yang tak lazim.
Hal tersebut dilihat dari kandungan batuan yang secara langsung diteliti oleh dua peneliti ITERA yaitu Dosen Program Studi Sains Atmosfer dan Keplanetan, Robiatul Muztaba,S.Si.,M.Si yang juga peneliti di Observatorium Astronomi ITERA Lampung (OAIL) dan Dosen Teknik Geologi, Danni Gathot Harbowo
Sebuah studi mengungkapkan Bumi mencapai suhu lebih panas dalam 12.000 tahun terakhir.
Para peneliti dan astronom yang menggunakan satelit NASA menemukan sistem bintang multi-planet berusia 10 miliar tahun jauh di dalam galaksi Bima Sakti. Ini bisa menjadi salah satu sistem planet tertua di galaksi.
Para peneliti menyatakan Bumi berputar lebih cepat daripada sebelumnya. 28 Hari tercepat dalam catatan terjadi pada 2020 sejak sekitar setengah abad silam atau pada 1960, dengan Bumi menyelesaikan revolusinya di sekitar porosnya milidetik lebih cepat dari rata-rata.
Menurut data Pussain Lapan, puncak konjungsi bulan dan Venus akan terjadi pada pukul 02.45 WIB dengan sudut pisah 1,25 derajat. Akan tetapi, kedua obyek langit ini baru terbit pada pukul 04.00 WIB dari arah timur Tenggara.
Puncak hujan meteor Geminid akan terjadi pada 13 dan 14 Desember 2020.
Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengatakan asteroid setinggi Katedral Salisbury akan mendekati Bumi tepat pada Hari Natal.
Para astronom di Australia memetakan 83% alam semesta yang dapat diamati hanya dalam 300 jam.
Peneliti dari Universitas Turku Finlandia menyebut penemuan fosfor dan fluor yang dikumpulkan dari komet menunjukkan semua elemen penting yang dibutuhkan untuk kehidupan di Bumi berasal darikomet.