Alun-Alun Wonosari Tak Ditutup saat Malam Tahun Baru
Pemkab Gunungkidul tidak akan menutup Alun-Alun Wonosari, tapi akan dijaga secara ketat untuk mencegah timbulnya kerumunan massa yang berpotensi menyebabkan penularan COVID-19.
Pemkab Gunungkidul tidak akan menutup Alun-Alun Wonosari, tapi akan dijaga secara ketat untuk mencegah timbulnya kerumunan massa yang berpotensi menyebabkan penularan COVID-19.
Sebanyak 800 personel gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), TNI-Polri, dan petugas perlindungan masyarakat (Linmas), dikerahkan untuk mengawasi protokol kesehatan (Prokes) selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Penerapan ganjil genap masih diterapkan di sejumlah objek wisata di Bantul sebagai upaya untuk mengurai kepadatan lalu lintas, kerumunan massa dan menghindari terjadinya penularan Covid-19, pada malam tahun baru mendatang, salah satunya di pantai Parangtritis.
Perwakilan pedagang kaki lima (PKL) kawasan Alun-Alun Utara Jogja, Denta Julian menuturkan hingga saat ini pihaknya belum menerima informasi terkait penutupan kawasan Alun-Alun. Sebab, sepengatahuan komunitas pedagang di sana kebijakan kenaikan level PPKM pada penghujung akhir tahun 2021 dibatalkan.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul menegaskan tidak ada pesta kembang api, maupun kegiatan yang mengundang kerumunan pada perayaan Tahun Baru, meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dibatalkan.
Menag Yaqut Cholil Qoumas mengajak umat untuk memperkuat spirit hijrah dan semangat gotong royong dalam menghadapi pandemi Covid-19.
Lonjakan volume sampah akibat perayaan Tahun Baru 2021 tidak terjadi kali ini. Tidak ada kenaikan signifikan sampah yang ditangani Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja pasca perayaan Tahun Baru 2021.