IHSG Pekan Ini Volatile, Terseret Geopolitik Global
IHSG diproyeksi volatile pekan ini akibat risiko geopolitik, cek level support-resistance dan sentimen global terbaru.
IHSG diproyeksi volatile pekan ini akibat risiko geopolitik, cek level support-resistance dan sentimen global terbaru.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (14/4/2025) sore ditutup menguat.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi berpotensi melemah mengikuti bursa saham global, pada perdagangan Jumat (11/4/2025).
Pengamat pasar modal Hendra Wardana memproyeksikan masih ada risiko pelemahan lanjutan pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam jangka pendek.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi 596,33 poin atau 9,16 persen ke posisi 5.914,28 pada pembukaan perdagangan Selasa.
Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi akan mendapatkan tekanan dengan aksi sell-off atau penjualan besar-besaran pada perdagangan seusai libur Lebaran,
Mesin pencarian Google pada Senin (7/4/2025) menampilkan data bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) ambrol hingga 11,46% ke level 5.730,34. Bursa Efek Indone
Presiden Prabowo Subianto berencana bertemu dengan investor saham untuk membahas kondisi ekonomi terkini setelah Lebaran 2025.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (25/3/2025) diperkirakan akan berbalik menguat (rebound) di tengah pelaku pasar mencer
Potensi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk rebound setelah melemah masih ada, apabila investor mendapatkan sinyal positif dari kebijakan ekonomi dan stabi