Kominfo Luncurkan 58 Buku Literasi Digital, Upaya Genjot Pengetahuan Masyarakat
Kominfo dan Siberkasi uncurkan 58 buku kolaborasi untuk mendorong literasi digital secara masif di dunia pendidikan dan masyarakat.
Kominfo dan Siberkasi uncurkan 58 buku kolaborasi untuk mendorong literasi digital secara masif di dunia pendidikan dan masyarakat.
Tahun ini, penerbit Perpusnas Press genap berusia tiga tahun. Perpusnas Press didirikan berdasarkan Surat Keputusan Kepala Perpustakaan Nasional No.167/2019 ten
Tahun ini penyair Chairil Anwar berusia seratus tahun. Sebagai penerbit buku Aku Ini Binatang Jalang, karya Chairil, Gramedia Pustaka Utama (GPU) mengadakan beberapa acara untuk mengenang sang penyair.
Sebanyak 3 juta eksemplar buku untuk anak usia dini dan Sekolah Dasar (SD) dikirim ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Pengiriman buku-buku ke wilayah Terdepan, Tertinggal dan Terluar (3T) tersebut dilakukan untuk membangun Gerakan Literasi Nasional (GLN).
Perpustakaan Nasional (Perpusnas) melalui Perpusnas Press mendorong penulis lokal untuk menyebarluaskan gagasan dan ide ke masyarakat luas dalam bentuk buku. Penerbitan bisa difasilitasi melalui Perpusnas Press secara gratis.
Perpusnas Press mendorong penulis lokal untuk menyebarluaskan gagasan dan ide ke masyarakat luas dalam bentuk buku.
Toko Buku Togamas cabang Solo dikabarkan tutup permanen dan berhenti beroperasi pada akhir Juni 2022.
Buku berjudul "GKR Mangkubumi: Penyambung Budaya Adiluhung dan Peradaban Indonesia Modern" akan terbit untuk mengulik perjalanan GKR Mangkubumi.
Pembaca novel remaja mungkin tak asing dengan novel karya Mell Shaliha. Namun, tak hanya menulis novel, perempuan asal Gunungkidul ini juga mendampingi anak-anak desa dalam kegiatan literasi.
Pencipta lagu Mendung Tanpo Udan, Kukuh Prasetyo Kudamai, menyajikan karyanya dalam bentuk buku. Karya hasil kolaborasi ini menjadi penutup tema Mendung dan Udan yang dia garap sejak awal tahun 2021.