Ini Penyebab Temuan Covid-19 di Gunungkidul Meningkat
Jumlah kasus corona di Gunungkidul bertambah 14 orang pada Jumat (26/11/2021). Kenaikan ini terjadi karena hasil dari skrining acak tes Corona di lingkungan sekolah.
Jumlah kasus corona di Gunungkidul bertambah 14 orang pada Jumat (26/11/2021). Kenaikan ini terjadi karena hasil dari skrining acak tes Corona di lingkungan sekolah.
Pemda DIY memertimbangkan untuk menutup kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) yang saat ini berjalan.
Sebanyak 13 siswa SMA/SMK dari 20 siswa yang terpapar Covid-19 mulai mengisi ruang perawatan Isolasi Terpusat (Isoter) Asrama Haji Jogja. Mereka akan menjalani perawatan hingga dinyatakan sembuh.
Satgas Penanganan Covid-19 DIY melaporkan terdapat penambahan kasus positif Covid-19 per 26 November 2021 sebanyak 33 kasus.
Dia memperkirakan bahwa sekitar 90 persen kasus baru di wilayah Gauteng Afrika Selatan, termasuk Johannesburg, disebabkan oleh varian baru.
Seorang ahli virologi di Imperial College London, Dr Tom Peacock dalam cuitan di akun Twitternya mengatakan sangat banyak yang harus dipantau karena profil lonjakan yang sangat mengerikan. Tetapi dia menambahkan bahwa itu mungkin berubah menjadi 'cluster aneh' yang tidak terlalu menular
Kabar bahagia bagi masyarakat Indonesia yang ingin mengunjungi Singapura karena Pemerintah Singapura telah mengizinkan seluruh pelaku perjalanan dari Indonesia masuk ke negaranya.
Pemerintah Kota Jogja menemukan empat peserta didik yang menjalani Pembelajaran Tatap Muka (PTM) berstatus positif Covid-19.
Bersama India, Jepang, Iran, dan Filipina, Indonesia disebut sebagai negara yang berhasil menurunkan kasus Covid-19 secara signifikan.
Kasus harian Covid-19 nasional pada Kamis (25/11) bertambah 372 orang, sehingga total kasus konfirmasi positif menjadi 4.254.815 kasus.