Kemenkes Temukan Hasil Pelacakan Masuknya Varian Omicron ke Indonesia
Kementerian Kesehatan mengungkapkan temuan hasil pelacakanasal muasal masuknya virus Covid-19 varian Omicron ke Indonesia.
Kementerian Kesehatan mengungkapkan temuan hasil pelacakanasal muasal masuknya virus Covid-19 varian Omicron ke Indonesia.
Covid-19 akan mencapai level endemi ketika populasi telah memiliki imunitas cukup dari vaksin atau infeksi Covid-19, sebelum kemudian transmisi, tingkat hunian rumah sakit dan kematian akibat virus dapat terkontrol meskipun virus tersebut masih menyebar.
Asal muasal masuknya virus Covid-19 varian Omicron ke Indonesia dengan kasus pertama diduga berasal dari warga negara Indonesia (WNI) yang tiba dari Nigeria pada 27 November 2021.
Alun-alun Kota Magelang yang biasanya menjadi pusat kegiatan warga sekitar untuk nongkrong akan ditutup pada malam tahun baru 2021. Tujuannya untuk menghindari kerumunan orang yang akan merayakan malam tahun baru.
Pelancong asing dari delapan negara di Afrika Selatan untuk sementara dilarang masuk ke negara itu. Apalagi, sembilan negara sudah masuk dalam kategori berisiko tinggi, seperti India, Inggris, Australia, dan Amerika Serikat. Kedatangan dari negara-negara ini harus masuk ke karantina wajib, dan juga memiliki perangkat pelacak digital yang dipasang pada mereka.
Dr Angelique Coetzee, Ketua Asosiasi Medis Afrika Selatan, yang merupakan orang pertama yang menemukan varian Omicron, mengatakan bahwa penyakit tersebut menyebabkan infeksi 'ringan' dan individu yang terkena tidak melaporkan tanda-tanda gejala yang parah.
DKI Jakarta menjadi provinsi dengan kenaikan kasus harian tertinggi yaitu 43 kasus, diikuti Jawa Barat 30, Jawa Timur 22, Kalimantan Utara 11, dan Papua Barat 7.
Pemerintah diminta untuk mengubah syarat perjalanan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) kali ini seiring dengan ditemukannya penularan Covid-19 varian Omicron di Indonesia.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Jogja mengungkapkan program vaksinasi anak usia 6-11 tahun yang baru saja digelar pekan ini bisa menjadi peluang bagi penambahan kuota murid yang akan mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah.
Terlepas dari penyebaran cepat Omicron, kabar baiknya yakni strategi pencegahan Covid-19 seperti masker, vaksinasi dan jarak sosial dapat memperlambat penularannya.