Lagi, DPR RI Protes Jokowi Terkait Pembagian Bansos dan BLT Jelang Pemilu 2024
DPR RI kembali memprotes kebijakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi terkait pembagian bantuan sosial (bansos) dan bantuan langsung tunai (BLT)
DPR RI kembali memprotes kebijakan Presiden Joko Widodo alias Jokowi terkait pembagian bantuan sosial (bansos) dan bantuan langsung tunai (BLT)
Dinas Sosial (Dinsos) DIY mengakui bahwa target sasaran penyaluran bansos untuk mengatasi kemiskinan ekstrem di wilayahnya masih belum mencapai target.
Sebanyak 4.400 keluarga di Bumi Binangun memperoleh bantuan pangan non tunai (BNPT) pada Rabu (28/2/2024).
Sebanyak 917 keluarga di Kalurahan Pengasih menerima bansos pangan berupa beras, Senin (26/2/2024).
Mayoritas penerima bantuan sosial (bansos) merupakan pemilih pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Ikappi mengingatkan adanya risiko besar apabila pemerintah hanya fokus pada bantuan pangan, alih-alih mengguyur beras ke pasaran.
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan beras saat real count KPU masih berlangsung.
Calon wakil presiden nomor urut 3 Mahfud MD menilai bantuan sosial cukup didistribusikan oleh lurah atau camat supaya tidak dipolitisasi.
Cawapres Nomor Urut 02 sekaligus Wali Kota Surakarta, Jawa Tengah, Gibran Rakabuming Raka menyatakan bantuan sosial (bansos) diberika
Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan bahwa pembagian bantuan sosial (bansos) secara rangkap tiga bulan, tidak ada kaitannya dengan Pemilihan Presiden