Hampir Separuh Pustu di Bantul Rusak, Ancam Layanan Kesehatan
Sedikitnya 24 bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kabupaten Bantul dilaporkan tidak lagi beroperasi karena mengalami kerusakan fisik.
Sedikitnya 24 bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kabupaten Bantul dilaporkan tidak lagi beroperasi karena mengalami kerusakan fisik.
Setelah pandemi, banyak bangunan Pustu yang rusak atau diambil kembali oleh desa karena sempat lama tidak beroperasi. Akibatnya, beberapa pelayanan kesehatan se
Klinik Merah Putih dibahas dalam Jampusnas 2025 Sleman sebagai upaya memperluas akses kesehatan tanpa menggantikan peran Puskesmas.
Seluruh puskesmas di Kabuapten Bantul dipastikan bakal dikerahkan untuk memberikan playanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak sekolah, jenjang SD dan SMP.
Kerusakan makin parah lantaran tidak ada petugas kesehatan yang berjaga untuk merawat pustu.
Puskesmas Pakualaman resmi direlokasi pada 11 Desember 2024 lalu. Seusai diresmikan, Puskemas Pakualaman menjalani proses akreditasi pada 11-13 Februari 2025
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka Jakarta, pada Rabu (5/2/2025).
Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul mencatat masih ada puluhan puskesmas pembantu (pustu) yang mengalami kerusakan. Namun, hanya satu pustu yang akan direhabilitasi
Pemkot Jogja meresmikan Puskesmas Kraton, Kamis (5/12/2024). Puskesmas Kraton menjadi salah satu dari total 18 puskesmas di Kota Jogja.
Kota Jogja kini memiliki sebanyak 18 fasilitas layanan kesehatan berupa puskesmas yang tersebar di masing-masing kemantren.