Trump Pertimbangkan Serangan ke Iran di Tengah Aksi Protes
Donald Trump disebut mempertimbangkan opsi serangan ke Iran di tengah gelombang protes besar. Korban tewas bertambah menjadi 65 orang.
Donald Trump disebut mempertimbangkan opsi serangan ke Iran di tengah gelombang protes besar. Korban tewas bertambah menjadi 65 orang.
Ribuan warga Iran tetap berunjuk rasa meski internet diputus dan pemerintah memberlakukan tekanan keamanan.
Protes di Iran menewaskan 65 orang dalam 13 hari. HRANA mencatat aksi meluas ke 180 kota di 31 provinsi akibat krisis ekonomi.
Kepolisian Iran menyatakan situasi nasional kembali tenang sehari setelah kerusuhan publik akibat tekanan ekonomi dan melemahnya nilai rial.
Aksi protes besar di Iran memasuki hari ke-10 dengan korban tewas mencapai 36 orang. Kerusuhan dipicu krisis ekonomi dan inflasi tinggi.
Gelombang protes Iran memanas. Ayatollah Ali Khamenei disebut menyiapkan rencana darurat ke Rusia jika situasi keamanan runtuh.
Protes di Iran menewaskan 20 orang, 1.000 ditangkap. Gelombang demonstrasi menyebar ke 78 kota, mahasiswa, buruh, dan warga sipil terlibat.
Iran mengecam keras AS terkait rencana intervensi saat unjuk rasa besar. Teheran menilai langkah itu melanggar hukumÂ
Protes krisis ekonomi di Iran berubah menjadi gerakan anti-pemerintah. Bentrokan dengan pasukan keamanan menewaskan tujuh orang.
Iran eksekusi pemimpin penipuan investasi Rp5,8 triliun. Ghaffari dinilai merusak sistem ekonomi dan menipu puluhan ribu orang.