Gara-Gara Gaduh di Medsos, TNI AD Pertahankan Enzo Zenz Allie di Akmil
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan taruna Akademi Militer Enzo Zenz Allie tetap dipertahankan dalam Akademi Militer.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) TNI Jenderal Andika Perkasa memastikan taruna Akademi Militer Enzo Zenz Allie tetap dipertahankan dalam Akademi Militer.
Seorang pemuda keturunan Perancis bernama Enzo Zenz Allie yang lolos seleksi Taruna Akademi Militer (Akmil) dikabarkan terindikasi simpatisan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
Badan Intelijen Negara (BIN) membantah bahwa isu mengenai Taruna Akademi Militer (Akmil) keturunan Prancis-Indonesia, Enzo Zenz Allie, muncul untuk menutupi kasus dugaan sabotase di PLN dan Bank Mandiri ini.
Anggota taruna TNI yang terbukti terpengaruh radikalisme akan diberhentikan. Hal itu ditegaskan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.
kabar bahwa Enzo terafiliasi dengan ideologi radikal itu menyebar berupa foto-foto di media sosial Twitter. Enzo disebut memiliki paham HTI karena sering menggunakan foto dengan latar bendera HTI.
Sosok Enzo Zenz Allie menjadi viral lantaran menjadi bule yang masuk taruna Akademi Militer TNI. Ia keturunan Prancis dan ternyata merupakan santri lulusan pesantren.
Berkat kemampuannya tersebut, Enzo berkomunikasi dengan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto saat seleksi akhir masuk Akademi Militer. Diketahui, Enzo telah lolos saringan masuk Akademi Militer di tingkat daerah, tingkat pusat, hingga sidang Pantukhir yang dipimpin oleh Panglima TNI.
Proses hukum kini menanti angota TNI yang menjual amunisi senjata ke kelompok separatis di Papua.
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjelaskan Komando Operasi Khusus (Koopsus) TNI ditujukan menangani tindak terorisme yang memiliki intensitas tinggi hingga mengganggu kedaulatan NKRI.
Keterlibatan TNI dalam penanganan terorisme diwanti-wanti banyak pihak.