Danantara Kantongi Dividen Rp59,56 Triliun dari BUMN dan Tambang
Danantara berpotensi mengantongi dividen Rp59,56 triliun dari BUMN dan emiten tambang. ANTM menjadi penyumbang dividen terbesar sektor tambang.
Danantara berpotensi mengantongi dividen Rp59,56 triliun dari BUMN dan emiten tambang. ANTM menjadi penyumbang dividen terbesar sektor tambang.
Danantara menjelaskan alasan laporan keuangan konsolidasi belum rampung. Proses audit dan RUPS BUMN masih berlangsung.
Kadin menilai Danantara DSI berpotensi menekan transfer pricing dan underinvoicing sekaligus memperkuat devisa serta tata kelola ekspor nasional.
Danantara segera mengumumkan pengurus PT DSI pekan depan. Seleksi SDM, pengembangan teknologi, dan masa transisi ekspor SDA terus dipersiapkan.
Danantara memastikan tata kelola DSI berjalan transparan dan akuntabel. Dialog dengan pelaku usaha digelar selama masa transisi hingga akhir 2026.
Danantara Indonesia menyeleksi SDM secara ketat untuk mengisi posisi strategis di DSI menjelang implementasi kebijakan ekspor satu pintu.
Danantara menunjuk Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT DSI untuk mengawal ekspor batu bara, sawit, dan fero alloy.
Danantara memastikan transformasi dan penataan BUMN dilakukan dengan kepastian hukum, tata kelola yang baik, dan mitigasi risiko.
Masyita Crystallin pindah ke Danantara. Kemenkeu sebut langkah ini untuk memperkuat sektor keuangan dan integrasi kebijakan ekonomi serta ESG.
Danantara mengalokasikan Rp20 triliun untuk hilirisasi ayam terintegrasi guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis dan swasembada protein nasional.