Macron Siap Kerahkan Pasukan untuk Jaga Stabilitas Pasca Gencatan Senjata
Presiden Emmanuel Macron menyatakan Prancis siap mengerahkan pasukan sebagai bagian dari pasukan stabilisasi internasional di Gaza.
Presiden Emmanuel Macron menyatakan Prancis siap mengerahkan pasukan sebagai bagian dari pasukan stabilisasi internasional di Gaza.
Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono menyatakan Indonesia menyambut tercapainya gencatan senjata antara Hamas dengan Israel sebagai langkah baik mengakhiri
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Israel untuk segera menghentikan aksi pengeboman di Gaza, Palestina.
Sebagai balasan atas serangan terhadap peradaban pada 7 Oktober (2023), lebih dari 25.000 'tentara' Hamas telah terbunuh. Sebagian besar sisanya telah dikepung.
Trump tawarkan rencana damai Gaza, Paus Leo XIV sebut realistis dan minta Hamas terima demi gencatan senjata serta pembebasan sandera.
Keputusan ini diumumkan pada Kamis (25/9/2025) menyusul penyelidikan internal yang mengonfirmasi adanya penggunaan teknologi perusahaan untuk pengawasan.
Hingga Kamis (18/9/2025) jumlah korban tewas Israel dalam serangan darat terhadap Hamas di Gaza menjadi 469 orang.
pertandingan ini merupakan hasil kerja sama antara kedua federasi. Selain sebagai momen peringatan, laga ini juga menjadi bukti ketangguhan sepak bola.
otoritas dan pasukan Israel telah melakukan kejahatan yang memenuhi unsur-unsur genosida.
Pemerintah Gaza menegaskan bahwa kenyataannya Israel secara sistematis menyerang warga sipil tak bersenjata, termasuk perempuan, anak-anak, dan lansia.