Puluhan Rumah di Condongcatur Rusak Akibat Angin Kencang
Puluhan rumah di Condongcatur, Depok, Sleman rusak akibat angin kencang yang terjadi pada Minggu (4/4/2021).
Puluhan rumah di Condongcatur, Depok, Sleman rusak akibat angin kencang yang terjadi pada Minggu (4/4/2021).
Kondisi sejumlah baliho yang rusak akibat diterjang angin kencang pada Minggu (4/4/2021) kemarin masih dibiarkan. Padahal kerusakan baliho tersebut dinilai membahayakan masyarakat.
BPBD memprediksi wilayah Gunungkidul akan memasuki kemarau mulai akhir Mei mendatang karena untuk sekarang sedang masuk masa pancaroba. Di masa peralihan dari musim hujan ke kemarau ini, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi bencana hingga dampaknya dapat ditekan sekecil mungkin.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul sejak Rabu (17/2/2021) siang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik. Meski demikian, peristiwa tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa.
Hujan deras disertai angin yang menerjang Bantul, Rabu (17/2/2021) pagi menyebabkan pohon tumbang di 56 titik dan satu bangunan roboh.
Angin kencang menerjang Kulonprogo dan mengakibatkan pohon tumbang. Kecamatan (kapanewon) yang dilanda angin kencang meliputi Temon, Panjatan, dan Galur.
Hujan disertai angin kencang yang terjadi, Rabu (3/2/2021) sore, membuat sekitar 62 titik pohon tumbang dan 4 orang di Bantul mengalami luka-luka.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi (Staklim) DIY menyatakan jika angin dengan kecepatan kencang yang memporak-porandakan objek wisata Blue Lagoon di Widodomartani, Ngemplak, Sleman, bukanlah angin puting beliung.
Angin puting beliung meluluhlantakkan objek wisata Blue Lagoon yang berlokasi di Widodomartani, Ngemplak, Sleman, pada Minggu (31/1/2021). Tidak ada korban jiwa atas peristiwa tersebut. Kerugian ditaksir hingga puluhan juta rupiah.
Belasan rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang, usai hujan disertai angin kencang di Bantul, Rabu (27/1/2021).