Status Siaga Bencana Hidrometeorogi Tidak Diperpanjang, Ini Alasan BPBD Bantul
Meskipun curah hujan masih terbilang tinggi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul tidak memperpanjang status siaga bencana hidrometeorologi
Meskipun curah hujan masih terbilang tinggi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul tidak memperpanjang status siaga bencana hidrometeorologi
Hujan yang turun dengan intensitas sedang-lebat dan disertai angin kencang di Kabupaten Sleman pada Kamis (8/5/2025) mengakibatkan sejumlah kerusakan.
Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Bantul berhasil mengevakuasi seekor ular piton sepanjang lebih dari dua meter dari plafon sebuah rumah d
Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sleman menyerahkan bantuan keuangan kepada belasan KK korban bencana di
—Rencana penambahan dua pos pemadam kebakaran untuk wilayah Dlingo dan Srandakan dipastikan belum bisa terlaksana tahun ini.
Pemkab Sleman telah mengeluarkan surat keputusan penetapan siaga darurat bencana hidrometeorologi yang berlaku hingga 31 Desember 2024.
BPBD Sleman merilis jumlah pohon yang tumbang akibat angin kencang yang terjadi di wilayah Sleman sebanyak 17 titik. Terbanyak berada di wilayah Kapanewon Mingg
BPBD Kota Jogja memperkuat edukasi kepada masyarakat terkait mitigasi menghadapi bencana gempa bumi. Salah satunya dengan kampung tangguh bencana.
PBD Sleman memastikan adanya perpanjang status siaga darurat bencana hidrometeorologi hingga 30 November 2024. Siaga kali ini difokuskan ke masalah kekeringan.
Berdasarkan analisis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa wilayah ini memiliki kerawanan terjadi kebakaran dedaunan pada permukaan tanah.