Ingin Punya Kartu Kuning, Begini Cara Mengurusnya
Kartu Kuning bukanlah syarat mencari kerja, melainkan hanya sebagai tanda mencari kerja, karena tidak semua perusahaan mensyaratkan kartu kuning tersebut.
Kartu Kuning bukanlah syarat mencari kerja, melainkan hanya sebagai tanda mencari kerja, karena tidak semua perusahaan mensyaratkan kartu kuning tersebut.
Kepala Disnakertrans Gunungkidul Tommy Harahap mengatakan meski jumlahnya fluktuatif, namun dia tak menampik permintaan kartu kuning atau tanda mencari kerja dinilainya cukup banyak di Gunungkidul.
Ihwal pemberian THR sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Gunungkidul No.003/2018 mengenai Pembayaran THR yang terbit Kamis kemarin. Adapun pemberian THR maksimal H-7 lebaran.
Layanan aduan ini tidak hanya dapat dimanfaatkan pekerja, tapi juga kepada pengusaha untuk mencari informasi dan konsultasi masalah pemberian THR.
Keberadaan serikat pekerja (SP) masih dianggap negatif oleh perusahaan. Hal itu terjadi lantaran perusahaan-perusahaan tersebut tidak memahami betapa pentingnya keberadaan SP.
Kepala Seksi Hubungan Industrial dan Perlindungan Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gunungkidul, Joko Edy Wardoyo mengatakan posko pengaduan dan pemantauan THR di Bumi Handayani masih dalam tahap koordinasi dengan pemerintah provinsi.
-Dalam dua tahun terakhir, jumlah penganggur di DIY meningkat cukup banyak
Evaluasi dilakukan setelah pendataan terhadap jumlah calon tenaga kerja (canaker) yang melakukan pendaftaran selama event berlangsung rampung dilakukan. Berdasarkan data tersebut, nantinya diketahui jumlah canaker yang terserap dan jumlah perusahaan yang diminati oleh canaker.
Antusiasme warga untuk mengunjungi job fair Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi (KUKM-Nakertrans) Kota Jogja di JEC cukup tinggi. Dalam Sehari, job fair tersebut dikunjungi hampir 1.000 orang.
Jumlah lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di DIY yang terserap pada dunia kerja pada 2017 lalu belum sesuai target. Lulusan yang langsung diterima kerja hanya setengah dari total lulusan. Hal ini cukup ironis, mengingat SMK adalah institusi pendidikan yang diharapkan mencetak tenaga kerja siap pakai.