Update Gempa Turki dan Suriah: Korban Tewas Mencapai Lebih dari 46.000 Jiwa
Korban tewas akibat gempa Turki dan Suriah hingga saat ini mencapai lebih dari 46.000 jiwa.
Korban tewas akibat gempa Turki dan Suriah hingga saat ini mencapai lebih dari 46.000 jiwa.
Ahmad Munasir Rafie Pratama, dosen Universitas Islam Indonesia, yang dilaporkan hilang di Turki dipastikan bukan korban gempa.
Christian Atsu, yang pernah merumput di Chelsea, Everton, dan Newcastle, ditemukan meninggal dunia setelah dua pekan terjebak gedung yang runtuh akibat gempa.
Korban tewas akibat gempa di Turki dan Suriah lebih dari 45 ribu jiwa dan jutaan orang kehilangan tempat tinggal.
Banyak yang bertanya kenapa gempa tidak bisa diprediksi agar dampak merusak dan kematian bisa dicegah, ternyata ini alasannya kata pakar.
Gempa bumi mengguncang Barat Daya Maluku Tenggara dengan Magnitudo 6,6 pada hari ini Jumat (17/2/2023) pukul 16.37 WIB.
Tiga korban, termasuk dua anak di bawah umur berhasil diselamatkan usai terkubur di puing-puing bangunan yang runtuh selama lebih dari 248 jam pascagempa Turki.
AFAD melaporkan korban tewas di Turki akibat gempa bumi terus meningkat, dan kini mencapai 36.187 jiwa.
WHO mengatakan sebanyak 26 juta korban terdampak gempa bumi di Turki dan Suriah butuh bantuan kemanusiaan.
Guru besar Teknik Sipil sekaligus Pakar Kegempaan Universitas Islam Indonesia (UII) Profesor Sarwidi membeberkan sejumlah analisa yang membuat gempa Turki