Rabu (20/11/2019) Dini Hari, Bali Diguncang Gempa
Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Bali pada Rabu (20/11/2019) dini hari. Pusat gempa berada sejauh 523 kilometer dari sisi barat barat daya Kuta Selatan.
Gempa berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang Bali pada Rabu (20/11/2019) dini hari. Pusat gempa berada sejauh 523 kilometer dari sisi barat barat daya Kuta Selatan.
Gempa bumi yang terjadi di Laut Maluku, Bali Utara, dan Ambon tidak saling berkaitan dan juga memiliki sumber gempa berbeda serta mekanisme yang berlainan pula.
Seusai gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah Maluku Utara pada Kamis (14/11/2019) malam, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika hingga Jumat mendeteksi 150 gempa susulan di Laut Maluku.
Kajian awal yang dilakukan Kepala Seksi Program dan Jasa Teknologi Balai Teknologi Infrastruktur dan Dinamika Pantai Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Widjo Kongko menunjukkan gempa Maluku dengan magnitudo (M) 7,1 memiliki energi yang ekuivalen dengan 30-40 kali bom Hiroshima.
Sebanyak 110 kali gempa bumi susulan (aftershock) menggetarkan Laut Maluku setelah gempa bermagnitudo 7,1 mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (14/11) malam.
Gempa bumi dengan magnitudo 7,1 terjadi di Perairan Jailolo, Provinsi Maluku Utara, Jumat (15/11/2019) dini hari. Akibat bencana tersebut, seorang warga Desa Ranoketang Atas, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara, Sintia Lasik yang mengidap penyakit jantung meninggal dunia.
Gempa bumi mengguncang wilayah Jailolo Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, Jumat (15/11/2019) pagi. Gempa terjadi tiga kali hanya dalam kurun waktu sekitar 30 menit.
Gempa bumi mengguncang kawasan Maluku Utara (Malut) dan Sulawesi Utara (Sulut) pada Kamis (14/11/2014) malam.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut gempa bumi yang melanda Provinsi Bali dengan magnitudo 5,1, Kamis petang ini (14/11/2019) tadi tidak berpotensi tsunami.
Gempa bumi bermagnitudo 5.1 mengguncang Pulau Bali sekitar pukul 17:21 WIB dan merusak sejumlah bangunan rumah serta pertokoan milik warga.